Upaya Pencarian Bocah Korban Mutilasi Terus Dilakukan

Arif Sodhiq

Selasa, 12 Agustus 2014 | 10:51 WIB
Upaya Pencarian Bocah Korban Mutilasi Terus Dilakukan
Ilustrasi Shutterstock

Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Siak, Riau, masih mencari seorang bocah laki-laki berusia 5,5 tahun yang duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Bocah tersebut diduga menjadi korban sodomi disertai mutilasi pelaku MD (20).

"Penyisiran masih terus dilakukan di sekitar lokasi yang diakui pelaku sebelumnya, yakni di wilayah Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Hary Budianto kepada pers di Pekanbaru, Riau, Selasa (12/8/2014).

Menurut dia, pencarian korban dilakukan dibantu pihak Kepolisian Sektor Rantau Kopar, Resor Rokan Hilir. Informasi yang diterima dari pengakuan tersangka MD, kata dia, korban terakhir ditinggalkan dekat jembatan yang terletak di Kepenghuluan (setingkat kelurahan) Sekapas, Kecamatan Rantau Kopar.

"Kami telah melakukan penyisiran sejak Minggu (10/8/2014) namun belum ditemukan jasad korban," katanya.

Dalam pencarian itu, lanjut dia, anggota hanya menemukan bukti-bukti berupa baju warna hitam dan sandal untuk ukuran anak usia 6-7 tahun diduga milik korban, serta satu jaket yang diduga milik pelaku MD.

Diduga baju dan sandal tersebut milik korban FD (5,5) yang diketahui merupakan anak pasangan suami istri Sumedi (40) dan Sartik (37), warga yang menetap di Kilometer 28, Kepenghuluan (setingkat kelurahan) Sei Rangau, Kecamatan Rantau Kopar.

"Anaknya dilaporkan hilang tujuh bulan lalu, saat kami konfirmasi ciri baju dan sandal yang ditemukan, keduanya yakin itu adalah milik anaknya yang hilang itu," katanya.

Namun untuk mendapatkan penguatan pengakuan itu dibutuhkan bukti kuat lainnya, salah satunya penemuan tubuh atau jasad korban untuk kemudian dilakukan tes DNA.

Kepolisian Resor Siak sebelumnya telah menetapkan empat tersangka dalam kasus sodomi disertai mutilasi enam bocah dan satu wanita dewasa. Keempat tersangka adalah MD (laki-laki 20 tahun), DP (laki-laki/17), S (laki-laki/26) dan DD (perempuan 20 tahun).

Menurut kepolisian, MD merupakan otak pelaku. Sementara DD adalah mantan istrinya yang turut membantu upaya kejahatan MD sejak tahun 2013. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Mutilasi di Riau Mengaku Memakan Alat Vital Korban

Pelaku Mutilasi di Riau Mengaku Memakan Alat Vital Korban

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 12:20 WIB

Pelaku Mutilasi 6 Korban Diduga Psikopat

Pelaku Mutilasi 6 Korban Diduga Psikopat

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 16:00 WIB

Polisi Ungkap Mutilasi Enam Bocah di Hutan

Polisi Ungkap Mutilasi Enam Bocah di Hutan

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 15:03 WIB

Lelaki Hongkong Masak Orangtua Kandungnya

Lelaki Hongkong Masak Orangtua Kandungnya

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 18:32 WIB

Cemburu Buta, Perempuan Ini Memutilasi Payudara Perempuan Lain

Cemburu Buta, Perempuan Ini Memutilasi Payudara Perempuan Lain

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 23:15 WIB

Pemuja Setan Memutilasi dan Memakan Tubuh Seorang Perempuan

Pemuja Setan Memutilasi dan Memakan Tubuh Seorang Perempuan

News | Rabu, 11 Juni 2014 | 02:16 WIB

Terkini

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

×