Tiga Kader Golkar yang Dipecat akan Gugat Aburizal Rp1 Triliun

Siswanto

Rabu, 20 Agustus 2014 | 15:44 WIB
Tiga Kader Golkar yang Dipecat akan Gugat Aburizal Rp1 Triliun
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) dan peserta Rapimnas VI Partai Golkar (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Tiga kader Golkar yang dicopot dari struktur DPP Partai Golkar berencana menggugat Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie ke pengadilan negeri sebesar Rp1 triliun. Ketiga kader itu, yakni Nusron Wahid, Agus Gumiwang, dan Poempida Hidayatullah.

Kuasa hukum yang mereka tunjuk untuk mengurus langkah hukum ini adalah Todung Mulya Lubis.

"Kalau kita menang, uangnya tidak akan kita bawa pulang satu sen pun. Kita akan sumbangkan ke korban Lapindo, dan sisanya akan kita berikan untuk merealisasikan janji Pak ARB di Munas Riau," kata Agus Gumiwang Kartasasmita dalam jumpa pers di Restoran Sari Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2014).

Lapindo yang dimaksud Agus adalah salah satu perusahaan milik Aburizal Bakrie yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Sedangkan janji Aburizal yang dimaksudkan Agus ialah janji untuk membangun kantor DPP sebagaimana yang pernah disampaikan dalam Munas Golkar di Riau tahun 2009.

Langkah hukum ini, kata Agus, bertujuan untuk memberi pelajaran kepada elite Partai Golkar yang melakukan perbuatan melawan hukum, seperti kebohongan publik dan pencemaran nama baik.

Dalam konteks ini, kebohongan publik yang dimaksud Agus ialah pernyataan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham yang menyebutkan bahwa pemecatan terhadap tiga kader pada 24 Juni 2014 lalu sudah melalui mekanisme, seperti didahului dengan surat peringatan. Padahal, kata Agus, ketiga kader belum pernah diundang untuk klarifikasi, apalagi diberi surat peringatan.

Sedangkan kasus pencemaran nama baik yang dimaksud Agus ialah tudingan kepada tiga kader bahwa mereka melanggar kebijakan partai yang menginstruksikan kepada semua kader untuk mendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.

"Kami bertiga memilih untuk mendukung pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla karena JK adalah mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar. Sedangkan baik Prabowo mau pun Hatta bukan lah kader Partai Golkar, lalu apa istimewanya kami bertiga sehingga dipecat, sementara Pak Fahmi Idris atau Bapaknya Agus tidak dipecat, padahal mereka juga dukung Jokowi-JK," Nusron menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal Jadi Anggota DPR, Nusron Siap Gugat Golkar

Gagal Jadi Anggota DPR, Nusron Siap Gugat Golkar

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 08:30 WIB

 Ical: Demokrasi Indonesia Mulai Mengkhawatirkan

Ical: Demokrasi Indonesia Mulai Mengkhawatirkan

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 05:03 WIB

Berebut Kursi Ketua DPR, Jokowi: Siapa Saja Boleh

Berebut Kursi Ketua DPR, Jokowi: Siapa Saja Boleh

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 18:57 WIB

Ical Tutup Peluang Golkar Koalisi dengan Jokowi

Ical Tutup Peluang Golkar Koalisi dengan Jokowi

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 18:40 WIB

MS Hidayat Belum Pastikan Maju Rebut Golkar 1

MS Hidayat Belum Pastikan Maju Rebut Golkar 1

News | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 18:37 WIB

Terkini

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:00 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun, Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam

Urutan Skincare Malam Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun, Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:54 WIB

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 19:53 WIB

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

×