Agustus Berdarah, Ada Orang Dipenggal Hampir Setiap Hari

Ruben Setiawan

Selasa, 26 Agustus 2014 | 13:48 WIB
Agustus Berdarah, Ada Orang Dipenggal Hampir Setiap Hari
Ilustrasi tengkorak kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi hak asasi manusia Amnesti Internasional merilis data yang cukup mengejutkan soal angka hukuman mati di Arab Saudi. Menurut, Amnesti, sepanjang bulan ini, bisa dikatakan hampir setiap hari ada satu orang yang dipenggal di negeri tersebut.

Amnesti mencatat, ada kenaikan eksekusi mati di Arab Saudi sejak akhir bulan Ramadhan pada 28 Juli lalu. Antara tanggal 4 Agustus hingga 22 Agustus, sudah ada 22 orang yang dieksekusi. Jumlah itu jauh meningkat jika dibandingkan dengan yang terjadi antara Januari hingga Juli yang tercatat hanya 17 eksekusi.

Hari Senin awal pekan ini, dua pasang kakak beradik dieksekusi mati dengan dipenggal kepalanya. Amnesty mengatakan, sebagaian besar dari mereka dipenggal karena kejahatan ringan, namun disiksa agar mengakui kejahatan mereka.

"Orang-orang itu disiksa untuk mengakui kejahatan mereka, divonis tanpa bantuan hukum, dan dieksekusi dengan putusan mengerikan oleh kebrutalan sanksi negara Kerajaan itu," kata Said Boumedouha, Wakil Direktur Amnesti Internasional di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Seorang lelaki bernama Hajras al-Qurey akan menjadi orang ke-23 yang dipenggal bulan ini. Hajras dijatuhi hukuman mati pada 16 Januari tahun lalu atas tuduhan penyelundupan obat-obatan terlarang.

Mereka ditangkap bersama anaknya saat membawa obat terlarang dengan mobilnya menyeberangi perbatasan al-Khadra, Yaman. Sang anak Muhammad, divonis 20 tahun penjara ditambah 1.000 kali cambukan.

Namun, menurut Amnesti, ayah dan anak itu mengaku mendapat siksaan selama interogasi berlangsung. Mereka juga dilarang menemui pengacara mereka.

Mereka yang terancam eksekusi mati di Arab Saudi adalah mereka yang melakukan kejahatan seperti pencabulan, perampokan bersenjata, pemurtadan, penyalahgunaan obat, pemerkosaan, praktek perdukunan, dan sihir. Sebagian besar eksekusi berupa penggal kepala dan dilakukan di depan umum.

Dalam beberapa kasus, mayat mereka dibiarkan saja berada di tempat umum. Tujuannya adalah untuk menimbulkan efek jera kepada masyarakat.

Pekan lalu, dunia juga dihebohkan dengan kemunculan video rekaman pemenggalan James Foley, seorang jurnalis Amerika Serikat oleh Negara Islam (IS), yang sebelumnya menamakan diri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Pemenggalan itu konon dilakukan di sebuah tempat di kawasan Irak. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Juga Berunding, Donald Trump Ancam Iran dengan Pemenggalan

Belum Juga Berunding, Donald Trump Ancam Iran dengan Pemenggalan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Biadab! Ayah Kandung Penggal Bayi 1 Tahun, Serang Istri dan Ibu Mertua

Biadab! Ayah Kandung Penggal Bayi 1 Tahun, Serang Istri dan Ibu Mertua

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 02:10 WIB

Sebelum Tewas Dipenggal, Wali Kota di Meksiko Bepergian Sendiri untuk Hadiri Pertemuan

Sebelum Tewas Dipenggal, Wali Kota di Meksiko Bepergian Sendiri untuk Hadiri Pertemuan

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 15:30 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×