Ahok: TKD yang Baru Mungkinkan PNS Fungsional Dapat Rp12 Juta

Achmad Sakirin

Rabu, 27 Agustus 2014 | 11:40 WIB
Ahok: TKD yang Baru Mungkinkan PNS Fungsional Dapat Rp12 Juta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok), menyatakan sistem Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang baru nanti diharapkan mensejahterakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Sistem tunjangan kinerja daerah (TKD) yang baru memungkinkan pegawai fungsional bawa pulang penghasilan bersih hingga Rp12 juta,” kata Ahok di Balai Kota, Rabu (27/8/2014).

Ahok menyatakan hal itu dalam acara dialog interaktif etika birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan PNS DKI yang dihadiri Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abu Bakar dan WamenPAN, Eko Prasodjo di Balai Kota.

Bahkan Ahok juga menyatakan, nantinya pegawai fungsional memungkinkan bisa mendapatkan hasil lebih banyak dari eselon.

“Lebih banyak dari eselon pun bisa. Tapi syaratnya ya banyak, nyelesein kerja. Tapi kita juga tegas. Kita sudah pecat banyak orang. Jadi, bukan jadi PNS aman. PNS duduk-duduk diam anda bisa distafkan," ungkapnya.

Selain sistem TKD, lanjut Ahok, harus ada budaya kerja yang diubah. PNS yang bertugas dalam administrasi dan pelayanan publik akan disesuaikan agar semakin efisien.

"Ke depan, PNS gak lagi harus masuk dari pagi sampai sore. Buat apa masuk kalo enggak kerja dan malah main game. Ujung-ujungnya yang kerja malah PHL," kata Ahok.

Ahok berharap, gaji PNS di DKI bisa lebih besar daripada pegawai swasta. Sehingga banyak orang yang mau mengabdikan dirinya di Pemprov DKI Jakarta.

"Kita terima kasih ke PNS, walaupun belum sempurna tapi ada lah PNS yang lebih baik. Kami ingin PNS DKI gajinya lebih besar dari swasta. Tahun depan camat lurah kita kasih pembantu. Saya enggak mau dengar ada daerah yang kotor, ada jalan berlubang dan lain-lain," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Butuh Waktu Dua Bulan

Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Butuh Waktu Dua Bulan

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 00:50 WIB

 Ini Harapan Jokowi Kepada Anggota DPRD DKI Baru

Ini Harapan Jokowi Kepada Anggota DPRD DKI Baru

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 18:57 WIB

Jokowi Tak Mau Campuri Pemilihan Pengganti Ahok

Jokowi Tak Mau Campuri Pemilihan Pengganti Ahok

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 17:45 WIB

Namanya Jadi Calon Pengganti Ahok, Sanusi Tak Tertarik

Namanya Jadi Calon Pengganti Ahok, Sanusi Tak Tertarik

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 15:59 WIB

 Gerindra: Wagub DKI Bisa dari Kader Kami

Gerindra: Wagub DKI Bisa dari Kader Kami

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 15:50 WIB

Boy Sadikin Mulai Digadang-gadang Gantikan Posisi Ahok

Boy Sadikin Mulai Digadang-gadang Gantikan Posisi Ahok

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 15:43 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×