Suami Penculik Bayi Valencia Tidak Menaruh Curiga

Achmad Sakirin | Suara.com

Rabu, 27 Agustus 2014 | 14:35 WIB
Suami Penculik Bayi Valencia Tidak Menaruh Curiga
DS, terdakwa penculik bayi di RSHS Hasan Sadikin menjalani persidangan perdana di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/8). [Antara/Agus Bebeng]

Suara.com - Suami dari terdakwa Desi Ariyani, penculik bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jabar, mengaku tidak curiga bayi yang diakui Desi sebagai anak merupakan hasil penculikan.

"Saat Desi bawa bayi perempuan ke tempat kosan, saya senang, tidak curiga (bayi hasil penculikan)," kata suami terdakwa Swara Mahardika, saat memberikan keterangan sebagai saksi pada sidang lanjutan kasus penculikan bayi di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (27/8/2014).

Ia menutukan, istrinya sebelum dinikahi pertengahan 2013 mengaku sudah hamil, lalu menikah dan tinggal bersama di rumah kontrakan Sukajadi, Bandung.

Selama mengaku hamil atau sebelum membawa bayi, Swara menilai perilaku dan kondisi fisik terdakwa layaknya orang yang hamil.

Bahkan sikap terdakwa yang menunjukan surat hasil pemeriksaan bidan dan hasil USG membuat Swara semakin percaya istrinya hamil.

Bahkan Swara dihadapan majelis menyampaikan setiap bulan selalu memegang perut istrinya yang terlihat besar.

"Saya percaya (hamil) perutnya besar," katanya.

Swara mengetahui istrinya sudah melahirkan saat sedang bekerja, lalu bergegas datang ke rumah kontrakan dan benar ada bayi perempuan.

Terdakwa Desi, kata Swara, menyampaikan bahwa proses melahirkan sendirian atau terjadi secara mendadak di jalan.

"Saya menerima kabar istri saya melahirkan saat saya di kantor, katanya kaborojolan (mendadak melahirkan) di jalan," kata Swara.

Swara mengaku mengetahui bayi yang dibawa istrinya itu setelah ada polisi berpakaian sipil datang ke rumah kontrakan.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa dengan Pasal 83 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 328 KUHPidana tentang penculikan dan Pasal 330 ayat 1 KUHPidana.

Terdakwa diancam hukuman minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara dengan denda Rp60 juta.

Terdakwa Desi terbukti menculik bayi bernama Valencia Manurung yang baru dilahirkan dari pasangan suami/istri Toni Manurung (26) dan Ny. Lasmaria Boru Manulang (25), 25 Maret 2014 pukul 19.30 WIB di Rumah Sakit milik pemerintah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terdakwa Penculik Bayi Valencia Terancam 15 Tahun Penjara

Terdakwa Penculik Bayi Valencia Terancam 15 Tahun Penjara

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 16:36 WIB

Culik Bayi Majikan, PRT Ditangkap

Culik Bayi Majikan, PRT Ditangkap

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 18:45 WIB

Polisi Gelar Rekonstruksi Penculikan Bayi Valencia

Polisi Gelar Rekonstruksi Penculikan Bayi Valencia

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 17:54 WIB

Tersangka Penculik Bayi Jalani Operasi Patah Tulang

Tersangka Penculik Bayi Jalani Operasi Patah Tulang

News | Kamis, 03 April 2014 | 14:00 WIB

Tersangka DA Mengaku Menculik Bayi untuk Bahagiakan Suami

Tersangka DA Mengaku Menculik Bayi untuk Bahagiakan Suami

News | Minggu, 30 Maret 2014 | 19:20 WIB

Polisi Dalami Motif Penculikan Bayi di RS Hasan Sadikin

Polisi Dalami Motif Penculikan Bayi di RS Hasan Sadikin

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 16:30 WIB

Terkini

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:06 WIB

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:52 WIB

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:38 WIB

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:24 WIB

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:16 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:12 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB