PPP dan PAN Segera Gabung Jokowi-JK

Siswanto

Rabu, 03 September 2014 | 17:19 WIB
PPP dan PAN  Segera Gabung Jokowi-JK
Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi dan Lukman Hakim Syaifudin serta perwakilan DPW di Rapimnas PPP (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Hanura Jus Usman Sumanegara yakin dalam waktu dekat PPP dan PAN resmi bergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sinyalemen PPP dan PAN akan segera bergabung sudah ditunjukkan oleh petinggi-petinggi partai tersebut, demikian dikatakan Jus Usman kepada suara.com, Rabu (3/9/2014).

"Kan di PPP sendiri sekarang sudah hampir, terutama seniornya sudah jelas meminta PPP mendukung Jokowi-JK," kata Jus Usman ketika kenapa koalisi pendukung Jokowi-JK tidak segera mengumumkan bergabungnya PPP dan PAN yang sudah lama memberikan tanda ingin masuk koalisi pendukung pemerintah.

Menurut dugaan Jus Usman, alasan PPP belum deklarasi bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-JK adalah karena harus melalui mekanisme muktamar partai terlebih dahulu. Muktamar partai kemungkinan akan diselenggarakan akhir September atau awal Oktober 2014.

"Kalau individu kan sudah banyak (mau gabung). Tapi mekanisme secara kelembagaan (muktamar) kalau tidak salah dalam akhir bulan ini atau awal bulan depan," katanya.

Sedangkan PAN, kata Jus Usman, sudah menunjukkan adanya perkembangan yang bagus ke arah koalisi. Misalnya belum lama ini, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa bertemu dengan Jokowi di rumah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Pak Hatta sudah terbuka mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi-JK. Bahkan sudah ketemu dengan Pak Jokowi. Itu kan sudah ada titik terang bahwa PAN ingin sama sama membangun bangsa," kata Jus Usman. "Itu sinyal yang sangat bagus."

Sementara Partai Demokrat, menurut Jus Usman, perkembangannya juga bagus, walaupun partai tersebut menegaskan akan tetap independen sampai hari ini.

"Tapi kan belum tahu ke depannya seperti apa. Politik kan dinamis," kata Jus Usman.

Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang akan tetap netral, menurut Jus Usman, itu merupakan pernyataan normatif.

Seperti diketahui, saat ini Jokowi-JK sedang membutuhkan tambahan kekuatan partai di Parlemen. Dengan demikian, kekuatan politik tersebut bisa mengawal kebijakan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adik Megawati Cium Indikasi NKRI akan Diubah ke Federal

Adik Megawati Cium Indikasi NKRI akan Diubah ke Federal

News | Rabu, 03 September 2014 | 16:56 WIB

Pengamat: Kabinet Ramping Ideal untuk Jokowi-JK

Pengamat: Kabinet Ramping Ideal untuk Jokowi-JK

News | Rabu, 03 September 2014 | 12:08 WIB

Inikah Alasan PAN Belum Mau Umumkan Gabung Jokowi?

Inikah Alasan PAN Belum Mau Umumkan Gabung Jokowi?

News | Rabu, 03 September 2014 | 11:45 WIB

Sekjen PPP: Kalau Partai Lain Gagap di Luar Pemerintah, Kami Tidak

Sekjen PPP: Kalau Partai Lain Gagap di Luar Pemerintah, Kami Tidak

News | Rabu, 03 September 2014 | 10:37 WIB

Jokowi Pertimbangkan Pertahankan Tiga Posisi Menko

Jokowi Pertimbangkan Pertahankan Tiga Posisi Menko

News | Rabu, 03 September 2014 | 06:00 WIB

Terkini

419 Hinian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

419 Hinian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×