Priyo Klaim Golkar Bukan Partai Cap Orang Tua

Laban Laisila

Minggu, 07 September 2014 | 18:04 WIB
Priyo Klaim Golkar Bukan Partai Cap Orang Tua
Priyo Budi Santoso (Foto Twitter ?@PriyoBudiS)

Suara.com - Bakal calon Ketua Umum DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menyatakan partainya bukan "partai cap orang tua" sehingga harus berani membuka diri bagi generasi baru di partai berlambang pohon beringin itu.

"Harus berani bertindak dan bekerja out of the box, harus membuka lebar-lebar bagi generasi muda pembaharu," kata Priyo saat memaparkan visi misinya dalam Diskusi Panel Nasional yang diselenggarakan Forum Komunikasi DPD Partai Golkar di Yogyakarta, Minggu (7/9/2014).

Sejumlah petinggi dan bakal calon Ketua Umum Partai Golkar hadir pada acara itu, seperti Agung Laksono, Airlangga Hartarto, MS Hidayat, Idrus Marham, Ade Komarudin, Mahyudin, Nurdin Halid, dan Theo L. Sambuaga.

Priyo yang juga Wakil Ketua DPR RI itu menyerukan agar partainya melakukan lompatan agar tidak dilabeli citra sebagai "partai cap orang tua", antara lain harus membuka diri bagi masuknya kader baru di luar jalur birokrasi dan purnawirawan TNI/Polri.

Menurut Ketua DPP Partai Golkar ini, partainya harus membuka diri bagi masuknya generasi baru yang sangat melek dengan media sosial dan teknologi komunikasi, termasuk dari generasi yang lahir dari gemblengan organisasi-organisasi kepemudaan, BEM, LSM, aktivis pers, profesional, gerakan buruh, pejuang desa, atau kelompok aktivis yang kritis dan kreatif.

Strategi lompatan besar itu, menurut Priyo, adalah upaya untuk menghindari stigmatisasi Partai Golkar sebagai "partai cap orang tua" yang merupakan sindiran.

Ketua Umum DPP MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) itu, menyebutkan Partai Golkar harus memperhatikan 14 juta pengguna twitter, facebook, dan path yang menjadi pemilih baru pada 2019.

"Pola pikir mereka tentu akan jauh berbeda dengan generasi-generasi pemilih sebelumnya. Ini harus dibaca oleh Partai Golkar," kata Priyo.

Jika terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada musyawarah nasional mendatang, Priyo mengatakan akan menggunakan seluruh kemampuan untuk menggerakkan seluruh elemen dan mesin partai untuk membesarkan Golkar.

"Dalam usia saya yang menginjak 48 tahun, adalah puncak-puncaknya usia dan semangat untuk bekerja hebat mengonsolidasi semua lini partai. Saya punya energi untuk datang ke seluruh jenjang mesin partai di provinsi, kabupaten, dan kota se-Tanah Air," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika BBM Naik, Priyo: Jangan Marahi Jokowi

Jika BBM Naik, Priyo: Jangan Marahi Jokowi

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 19:14 WIB

Tjipta Lesmana: Jika Munas Dipercepat, Golkar Bakal ke Jokowi-JK

Tjipta Lesmana: Jika Munas Dipercepat, Golkar Bakal ke Jokowi-JK

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 18:26 WIB

Akbar Sempat Bisikkan Pesan Perjuangan Saat Membesuk Suhardi

Akbar Sempat Bisikkan Pesan Perjuangan Saat Membesuk Suhardi

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 01:20 WIB

Pertarungan Munas: JK Pro Konstitusi, Aburizal Pegang Rekomendasi

Pertarungan Munas: JK Pro Konstitusi, Aburizal Pegang Rekomendasi

News | Rabu, 27 Agustus 2014 | 09:32 WIB

Terkini

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:09 WIB

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:52 WIB

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

×