Pemda Jakarta Uji Coba Meteran Parkir Selama Seminggu

Laban Laisila

Minggu, 07 September 2014 | 20:59 WIB
Pemda Jakarta Uji Coba Meteran Parkir Selama Seminggu
Ilustrasi mobil parkir. [Shutterstock/Mirco Vacca]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba sistem parkir meter selama sepekan di wilayah Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Agus Salim atau yang biasa dikenal dengan Jalan Sabang.

"Uji coba sistem parkir meter itu akan kita lakukan kira-kira selama satu minggu pada pertengahan September 2014. Setelah itu, baru kita lakukan evaluasi," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sunardi Sinaga di Jakarta, Minggu (7/9/2014).

Menurut dia, tujuan penerapan sistem tersebut adalah mengurangi jumlah kebocoran pendapatan dari parkir di bahu jalan atau on street di beberapa wilayah yang ada di ibukota.

"Alasan kita memilih kawasan Sabang itu juga karena menurut kita, kawasan tersebut termasuk rawan kebocoran," ujar Sunardi.

Dia menuturkan selama masa uji coba tersebut, pihaknya akan mencari tahu penyebab kebocoran pendapatan parkir on street di kawasan itu.

"Dari uji coba itu, kita bisa tahu apakah kebocoran itu disebabkan banyaknya kendaraan yang tidak membayar sesuai dengan tarif yang ditentukan atau karena adanya juru parkir. Nanti kita bisa tahu," tutur Sunardi.

Dalam uji coba tersebut, dia mengungkapkan pihaknya akan turut melibatkan pihak swasta. Selanjutnya, setelah melewati masa uji coba, Pemda DKI akan menerapkan sistem parking meter di sejumlah wilayah DKI Jakarta mulai awal 2015 mendatang.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 64 Tahun 2011, jumlah satuan ruang parkir (SRP) mencapai 12.550 lokasi yang tersebar di 400 titik di Jakarta. Belasan ribu lokasi parkir tersebut hanya menyetorkan pendapatan parkir sebesar Rp26 miliar setiap tahun.

"Padahal kalau dimaksimalkan, jumlahnya bisa lebih besar lagi. Makanya, melalui penerapan sistem parking meter, kita berharap pendapatan parkir on street bisa meningkat karena dalam sistem tersebut, tarif parkir akan dihitung per jam seperti parkir off street," ungkap Sunardi.

Sementara itu, sambung dia, sampai dengan saat ini pihaknya masih melakukan pengkajian terkait besaran tarif dalam sistem parkir tersebut, namun diperkirakan akan berkisar antara Rp4.000 hingga Rp5.000 per jam.

Lebih lanjut, dia menambahkan sejumlah lokasi lain yang juga akan dilakukan uji coba sistem parking meter tersebut, antara lain kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat dan kawasan Kelapa Gading di Jakarta Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Denda Rp500 Ribu Untuk Parkir Liar, Kesadaran Warga Juga Perlu

Selain Denda Rp500 Ribu Untuk Parkir Liar, Kesadaran Warga Juga Perlu

News | Minggu, 07 September 2014 | 18:59 WIB

Ini Pendapat Warga soal Parkir Liar Didenda Rp500 Ribu

Ini Pendapat Warga soal Parkir Liar Didenda Rp500 Ribu

News | Minggu, 07 September 2014 | 16:58 WIB

Polda Metro Jaya Dukung Penuh Denda Parkir Liar Rp500 Ribu

Polda Metro Jaya Dukung Penuh Denda Parkir Liar Rp500 Ribu

News | Minggu, 07 September 2014 | 15:21 WIB

Warga Jakarta: Parkir Ngawur di Eropa Timur Mobil Dilindas Tank

Warga Jakarta: Parkir Ngawur di Eropa Timur Mobil Dilindas Tank

News | Minggu, 07 September 2014 | 13:51 WIB

Besok, Denda Parkir Liar Rp500 Ribu Mulai Diterapkan di Jakarta

Besok, Denda Parkir Liar Rp500 Ribu Mulai Diterapkan di Jakarta

News | Minggu, 07 September 2014 | 12:27 WIB

Terkini

Temuan Ruang Khusus di Lapas Cibinong Bukti Keadilan Pemasyarakatan Cuma Omong Kosong

Temuan Ruang Khusus di Lapas Cibinong Bukti Keadilan Pemasyarakatan Cuma Omong Kosong

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:03 WIB

Datang Saat Kereta Berhenti, Mereka yang Tak Terlihat di Balik Bersihnya Setiap Gerbong

Datang Saat Kereta Berhenti, Mereka yang Tak Terlihat di Balik Bersihnya Setiap Gerbong

News | Senin, 28 September 2026 | 15:02 WIB

Detik-detik Mobil Damkar Tabrak 6 Kendaraan di Cakung, Ada Transjakarta hingga Ambulans

Detik-detik Mobil Damkar Tabrak 6 Kendaraan di Cakung, Ada Transjakarta hingga Ambulans

News | Senin, 28 September 2026 | 15:02 WIB

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

News | Senin, 28 September 2026 | 15:00 WIB

Antrean Jual Saham GOTO Tembus 1 Miliar Lot

Antrean Jual Saham GOTO Tembus 1 Miliar Lot

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:56 WIB

Temuan Lapas Mewah Cibinong, KPK Endus Potensi Pungli Hingga Suap

Temuan Lapas Mewah Cibinong, KPK Endus Potensi Pungli Hingga Suap

News | Senin, 28 September 2026 | 14:54 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri, Kortastipidkor Bidik Pihak Coba Intervensi Saksi

Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri, Kortastipidkor Bidik Pihak Coba Intervensi Saksi

News | Senin, 28 September 2026 | 14:51 WIB

Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C

Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:50 WIB

Baru 3 Bulan Latihan, Dua Pembalap Cilik Indonesia Sukses Imbangi Pace Rider Top Malaysia di Sepang!

Baru 3 Bulan Latihan, Dua Pembalap Cilik Indonesia Sukses Imbangi Pace Rider Top Malaysia di Sepang!

Sport | Senin, 28 September 2026 | 14:48 WIB

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi, 90,7% Pelakunya Pasangan intim

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi, 90,7% Pelakunya Pasangan intim

News | Senin, 28 September 2026 | 14:46 WIB

×