Dilarang Melaut, Nelayan Cilincing Curhat ke Jokowi

Laban Laisila

Selasa, 09 September 2014 | 12:35 WIB
Dilarang Melaut, Nelayan Cilincing Curhat ke Jokowi
Nelayan Cilincing, Jakarta, datangi Balaikota mengadu ke Jokowi karena tak boleh melaut, Selasa (9/92014). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Puluhan nelayan dari Cilincing, Jakarta Utara, beraksi di depan Kantor Balai Kota, Jakarta, Selasa (9/9/2014). Mereka mengeluh karena tidak bisa melaut akibat adanya larangan Suku Dinas (Sudin) Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara.

Salah satu nelayan warga Kalibaru Barat 7, Cilincing, Jakarta Utara, Ali Abdullah, mengatakan alasan tidak diperbolehkan melaut karena alat tangkap yang mereka gunakan, pukat kecil, dianggap dapat merusak lingkungan. Selain itu, alasan lainnya karena masih dalam suasana pemilihan presiden 2014.

"Karena ini, kita sudah tiga bulan menganggur. Kami mohon Pak Jokowi agar membantu para nelayan supaya bisa melaut dan mencari ikan lagi. Soalnya, kami tidak memiliki pekerjaan lain," kata Ali di lokasi.

Ali menerangkan, Sudin Peternakan Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara sudah meminta mengganti alat tangkap supaya tidak merusak lingkungan, tapi meskipun alat tangkap sudah diganti, nelayan tetap tidak diperbolehkan melaut tanpa alasan yang jelas.

"Dari Sudin Perikanan menyuruh alat tangkap kita diubah, tapi giliran diubah, dibilang tidak sesuai. Padahal baru setengah bulan berjalan. Lalu, hasilnya juga tidak mencukupi, besar pasak dari pada tiang, kita merugi," keluh Ali.

Dia menginginkan supaya alat tangkap yang mereka gunakan sebelumnya untuk diujicobakan terlebih dahulu dan dievaluasi. Supaya bisa tahu di mana letak kesalahannya.

"Dari pihak kita kalau memang dianggap merugikan lingkungan hidup silahkan dicek aja. Harusnya kalau alat tangkap kita nggak sesuai prosedur, dikasih tahu mana yang benar," katanya.

Ali menceritakan, tiga bulan yang lalu, ada seorang nelayan yang tetap melaut dengan alat tangkap mereka, namun, malah dipidanakan.

"Ada satu orang rekan kita bernama Niman ditangkap dan dipenjarakan di daerah Pondok Dayung, Priuk, sama perahunya karena nekat melaut," bebernya.

Selain itu, sambung Ali, pelarangan ini berimbas banyak nelayan yang menganggur. Malah, banyak juga nelayan Cilincing yang banting setir dan merantau untuk mencari penghidupan yang lebih tepat.

"Akibatnya kita semua menganggur, ada yang merantau juga sampai ke Sumatera dan Sulawesi," ujarnya.

Pantauan di lokasi, sebanyak enam buah bus Metromini jurusan Cilincing-Tanjung Priok mengantarkan para nelayan ini Balai Kota DKI Jakarta. Mereka membawa atribut berupa spanduk dengan tulisan supaya mereka bisa diberikan keleluasaan untuk melaut lagi.

Selain itu, ratusan petugas kepolisian juga tampak berjaga mengamankan jalannya aksi demonstrasi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Video | Selasa, 01 September 2026 | 19:00 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Dari Cilacap, AI Bantu Nelayan Membaca Laut Sebelum Berlayar

Dari Cilacap, AI Bantu Nelayan Membaca Laut Sebelum Berlayar

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?

Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Tanggapi Spekulasi Budi Arie Soal 'Percepatan', Puan: Ikuti Konstitusi, Pemerintahan Per Lima Tahun

Tanggapi Spekulasi Budi Arie Soal 'Percepatan', Puan: Ikuti Konstitusi, Pemerintahan Per Lima Tahun

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Viral Rapper Jepang Young Coco Disebut Mirip Jokowi, Netizen: Ini Lil Owi!

Viral Rapper Jepang Young Coco Disebut Mirip Jokowi, Netizen: Ini Lil Owi!

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Tantang Sumpah Pocong! Botok Bantah Aksi Rakyat Pati di DPR Ditunggangi Jokowi

Tantang Sumpah Pocong! Botok Bantah Aksi Rakyat Pati di DPR Ditunggangi Jokowi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu

Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Budi Arie Minta Maaf Usai Pancing Polemik Pemilu Dipercepat: Murni Analisa Pribadi Saya

Budi Arie Minta Maaf Usai Pancing Polemik Pemilu Dipercepat: Murni Analisa Pribadi Saya

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Budi Arie Minta Maaf Soal Isu Pemilu Dipercepat, Klaim Tak Ada Kaitan dengan Jokowi

Budi Arie Minta Maaf Soal Isu Pemilu Dipercepat, Klaim Tak Ada Kaitan dengan Jokowi

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×