- Koordinator AMPB Supriyono alias Botok membantah tudingan aksi demo di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 ditunggangi kelompok politik geng Solo.
- Botok menantang pihak penyebar fitnah untuk melakukan sumpah pocong guna membuktikan kebenaran.
- Polda Metro Jaya menangkap 65 orang dan menyita bahan bom molotov menjelang pelaksanaan aksi demo.
Suara.com - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, membantah keras tudingan aksi mereka ditunggangi atau dibiayai kelompok politik tertentu. Bahkan, ia menantang pihak yang menuding AMPB untuk membuktikannya melalui sumpah pocong.
Pernyataan itu disampaikan Botok di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Botok secara khusus membantah isu di media sosial yang menyebut AMPB merupakan tunggangan "Geng Solo", istilah yang merujuk pada kelompok yang dituding memiliki kedekatan dengan salah satu kubu penguasa.
"Perlu teman-teman ketahui, banyak berita di media sosial bahwa AMPB ditunggangi Geng Solo, itu adalah hoaks," tegasnya.
Menurut Botok, massa yang datang dari Kabupaten Pati merupakan masyarakat biasa yang tidak memiliki hubungan dengan elite politik maupun penguasa.
"AMPB orang kampung, orang nggak punya, orang nggak kenal penguasa. AMPB hanya tahu demi rakyat!" serunya di hadapan massa.
Merasa tudingan tersebut sebagai fitnah, Botok kemudian melontarkan tantangan sumpah pocong untuk membuktikan bahwa gerakan AMPB tidak ditunggangi maupun dibiayai pihak tertentu.
"Saya tantang sumpah pocong! Kalau AMPB ditunggangi Jokowi, dibiayai Jokowi, Botok sak anak putune mendapat azab dari Allah!" tantangnya dengan nada tinggi.
Ia juga membalikkan pernyataan tersebut kepada pihak yang menyebarkan tudingan terhadap AMPB.
"Kalau yang memfitnah, sebaliknya ya, keluarga dan keturunannya mendapat azab dari Allah!" tambah Botok, yang disambut sorak-sorai massa.
Botok kembali menegaskan AMPB datang ke Jakarta dengan membawa aspirasi masyarakat dan tidak menerima bayaran dari pihak tertentu.
"Kita butuh wong sing komitmen! Semangat!" ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Botok sesaat sebelum memasuki gedung parlemen untuk memenuhi agenda audiensi. Ia juga meminta massa tidak terpengaruh isu mengenai adanya sogokan dalam aksi tersebut.
"Saya pastikan, aku pastikan, tidak ada menerima apa pun," tutupnya.

Polisi Tangkap 65 Orang