- Akun resmi Joko Widodo mengunggah ulang konten tentang Melva Pardede tetapi segera menghapusnya.
- Melva Pardede menjadi perhatian publik setelah mengkritik hasil audiensi di Gedung DPR pada Agustus 2026.
- Jejak pemberitaan menunjukkan Melva sebelumnya pernah menyampaikan keluhan sebagai seorang pengemudi ojek online.
Suara.com - Akun resmi Presiden RI ke-7 Joko Widodo sempat mengunggah ulang konten mengenai Melva Pardede yang tengah menjadi perhatian publik.
Konten yang diunggah ulang berasal dari akun spill.id17. Repost tersebut kemudian menjadi perhatian karena muncul di akun Jokowi yang memiliki sekitar 55,8 juta pengikut.
Namun, unggahan itu tidak bertahan lama dan kemudian dihapus. Saat dilakukan pemantauan, postingan ulang mengenai Melva Pardede tersebut sudah tidak lagi terlihat di akun Jokowi.
Penghapusan unggahan membuat aktivitas repost tersebut semakin menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Meski demikian, tidak terdapat informasi resmi mengenai alasan akun Jokowi menghapus unggahan tersebut.
Nama Melva Maria Rosa Pardede sebelumnya mencuat setelah dirinya terlihat mengenakan jaket ojek online dalam rangkaian aksi massa di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Siapa Melva Pardede?
Melva Pardede atau Melva Maria Rosa Pardede merupakan perempuan yang menjadi perhatian setelah video dirinya saat mengikuti aksi di depan Gedung DPR menyebar luas di media sosial.
Dalam aksi tersebut, Melva diketahui membantu rombongan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu selama berada di Jakarta. Ia menyebut para pengemudi ojek online turut mengawal peserta aksi sekaligus membantu kebutuhan logistik sebelum audiensi berlangsung.
Namanya semakin dikenal setelah Melva menyampaikan kritik terhadap hasil pertemuan antara massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan pimpinan DPR.
“Hasilnya (audiensi) tidak memuaskan untuk seluruh masyarakat Indonesia, hanya untuk Pati saja memuaskan,” kata Melva pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian yang membuat videonya banyak dibicarakan.
Di tengah viralnya sosok Melva, muncul pula perdebatan mengenai apakah dirinya benar-benar merupakan pengemudi ojek online atau hanya mengenakan atribut ojol ketika mengikuti aksi.
Klaim tersebut perlu dilihat secara hati-hati karena terdapat jejak pemberitaan sebelumnya yang mencatat nama Melva Maria Rosa Pardede sebagai pengemudi ojek online.
Dalam pemberitaan pada 29 Agustus 2024, Melva yang saat itu disebut berusia 54 tahun pernah menyampaikan keluhan mengenai beban pengiriman barang yang dinilainya tidak sebanding dengan bayaran yang diterima.
Riwayat pemberitaan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan Melva dalam isu pengemudi ojol bukan semata-mata muncul setelah dirinya viral pada 2026.
Selain itu, muncul narasi bahwa Melva merupakan kader PDI Perjuangan. Namun, narasi tersebut belum terbukti kebenarannya karena belum ada pernyataan resmi dari PDIP yang mengonfirmasi.