Kesaksian Menyedihkan Perempuan yang Jadi Budak Nafsu ISIS

Ruben Setiawan

Selasa, 09 September 2014 | 20:27 WIB
Kesaksian Menyedihkan Perempuan yang Jadi Budak Nafsu ISIS
Ilustrasi kekerasan. (Shutterstocks)

Suara.com - Seorang perempuan muda dari kaum minoritas Yazidi mengaku dirinya sedang ditawan oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Lewat sambungan telepon, dirinya menceritakan penderitaannya dijadikan budak pemuas nafsu oleh para militan ISIS.

Mayat - bukan nama aslinya - baru berusia 17 tahun. Ia minta namanya dirahasiakan karena merasa malu atas apa yang ia alami. Ia ditangkap pada tanggal 3 Agustus lalu ketika ISIS menyerang Sinjar, desa tempat tinggalnya di Irak bagian utara. Dia adalah satu dari 40 perempuan etnis Yazidi yang ditawan dan dijadikan budak nafsu para militan ISIS. Tak tanggung-tanggung, setiap hari dirinya dipaksa melayani nafsu bejat mereka.

Perempuan malang itu mengaku ditahan dalam sebuah gedung dengan jendela ditutup rapat dengan penjagaan ketat pengawal bersenjata.

"Saya mohon Anda tidak mempublikasikan nama saya karena saya sangat malu atas apa yang mereka perbuat kepada saya. Ada bagian dari diri saya yang merasa ingin mati saja. Namun ada pula bagian dari diri saya yang berharap saya diselamatkan dan saya diberi kesempatan bertemu dengan orang tua saya sekali lagi," tutur perempuan tersebut seperti dikutip oleh surat kabar Italia, La Repubblica.

Surat kabar tersebut berhasil mewawancarai si perempuan lewat nomor ponsel yang diberikan oleh orang tuanya di kamp pengungsian. Hingga berita ini diturunkan, perempuan malang itu masih ditahan oleh ISIS.

Kata perempuan itu, para militan awalnya menyita ponselnya dan perempuan-perempuan lainnya. Namun, menurut si perempuan, militan "mengubah strategi" mereka. Mereka mengembalikan ponsel mereka sehingga para perempuan itu bisa menceritakan pada dunia seperti apa kengerian yang mereka alami.

"Untuk menyakiti kami, mereka meminta kami menggambarkan secara rinci kepada orang tua kami, bagaimana mereka memperlakukan kami. Mereka mentertawai kami karena mereka pikir mereka tidak terkalahkan. Mereka menganggap diri mereka manusia super. Namun mereka adalah orang-orang tanpa hati," terang si perempuan panjang lebar.

"Para penyiksa bahkan tidak mengasihani perempuan-perempuan yang membawa anak-anak kecil bersama mereka. Demikian pula dengan para gadis muda - beberapa perempuan di kelompok tersebut bahkan masih berusia 13 tahun -. Beberapa dari mereka ada yang tidak mampu lagi berkata-kata," lanjut perempuan itu

Menurut Mayat, para perempuan diperkosa di lantai atas gedung dalam tiga kamar terpisah. Para perempuan tersebut diperkosa, terkadang sampai tiga kali dalam sehari, oleh kelompok lelaki yang berbeda.

"Mereka memperlakukan kami seakan kami budak mereka. Mereka memukul dan mengancam kami ketika kami mencoba menolak. Seringkali saya ingin mereka memukuli saya sampai mati," katanya.

Mayat menceritakan, sebagian lelaki adalah pejuang muda dari Suriah, sementara sebagian lainnya adalah lelaki tua.

"Jika suatu hari penyiksaan ini berakhir, hidup saya akan selalu dihantui oleh apa yang saya alami beberapa pekan ini. Jika saya selamat sekalipun, saya tidak tahu bagaimana cara saya menghapus kengerian ini dari pikiran saya," lanjut Mayat.

"Kami sudah meminta mereka menembak kami, tapi kami terlalu berharga bagi mereka. Mereka terus mengatakan kepada kami bahwa kami bukan orang beriman dan kami adalah kepunyaan mereka, seperti rampasan perang. Mereka mengatakan kami seperti kambing yang dibeli di pasar," sambung perempuan tersebut.

Kini, para perempuan malang itu hanya bisa berharap diselamatkan oleh pasukan anti ISIS dan pasukan internasional.

"Satu-satunya harapan saya adalah agar pasukan peshmerga (militan Kurdi) datang dan menyelamatkan kami. Saya tahu bahwa Amerika mengebom (posisi ISIS). Saya ingin mereka bergegas dan datang bersama-sama karena saya tidak tahu sampai kapan kami bisa bertahan. Mereka sudah membunuh tubuh saya. Kini mereka membunuh jiwa saya," pungkas perempuan tersebut.

Mayat adalah salah satu pemukim Sinjar, desa yang berada di kaki Gunung Sinjar, tempat pengungsian kaum Yazidi yang dikejar oleh ISIS. Meski banyak yang berhasil selamat, namun tak sedikit pula yang gagal melarikan diri dan jatuh ke tangan ISIS. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Cara Lamar Lowongan Kerja BBAP BRI Agustus 2026, Ini Link Resminya

Cara Lamar Lowongan Kerja BBAP BRI Agustus 2026, Ini Link Resminya

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:27 WIB

6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Sesuai Undertone Kulit agar Hasil Tidak Kusam

6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Sesuai Undertone Kulit agar Hasil Tidak Kusam

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:23 WIB

MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon

Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO

Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?

Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan

Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×