Muhaimin Iskandar Mampu Rangkap Jabatan sebagai Menteri dan Ketum PKB

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 19 September 2014 | 08:51 WIB
Muhaimin Iskandar Mampu Rangkap Jabatan sebagai Menteri dan Ketum PKB
Menakertrans yang juga Ketum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) bersama Wapres terpilih Jusuf Kalla. (Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dinilai mampu melaksanakan tugas sebagai Menteri di pemerintahan dan juga Ketua Umum partai politik.

Anggota Dewan Tanfidz PKB, Saefullah Mahsum mengatakan, dalam lima tahun terakhir sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Sedangkan sebagai Ketua Umum PKB, Muhaimin juga berhasil meningkat jumlah suara dalam pemilu legislatif lalu. Karena itu, Saefullah menjamin Muhaimin Iskandar tidak harus melepaskan jabatannya sebagai Ketua Umum parpol apabila masuk dalam kabinet pemerintahan Jokowi-JK.

“Jadi pada dasarnya kami berpendapat bahwa kinerja dari seorang menteri itu bukan karena dia rangkap jabatan atau tidak tetapi justru dari kemampuan dan profesionalitasnya. Tidak ada jaminan menteri yang tidak tidak rangkap jabatan di parpol mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan menteri yang rangkap jabatan," katanya kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (19/9/2014).

Karena itu, ia menambahkan, pihaknya tetap keberatan dengan persyaratan menteri di kabinet Jokowi-JK tidak boleh rangkap jabatan sebagai menteri dan pengurus parpol.

Saefullah menambahkan, PKB belum akan memutuskan sikap apabila Jokowi-JK tetap bersikeras melarang menteri rangkap jabatan. Kata dia, PKB akan melakukan koordinasi terlebih dahulu melalui rapat di DPP untuk membahas langkah yang akan diambil.

“PKB kan belum tahu posisi apa yang akan ditempati Pak Muhaimin. Kalau menjadi Menteri Koordinator, seharusnya Pak Muhaimin masih mampu melakuka rangkap jabatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Joko Widodo mengungkapan, menteri yang masuk dalam kabinet pemerintahannya harus melepaskan posisinya di kepengurusan partai politik. Dalam kabinet Jokowi-JK, akan ada 16 menteri yang berasal dari partai politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKB Bakal Ajukan Empat Nama Calon Menteri

PKB Bakal Ajukan Empat Nama Calon Menteri

News | Rabu, 17 September 2014 | 21:10 WIB

Cak Imin: Penghapusan Kementerian Agama Isu Sesat

Cak Imin: Penghapusan Kementerian Agama Isu Sesat

News | Rabu, 17 September 2014 | 19:45 WIB

Terkini

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB