Ini Komentar Politisi Inggris soal Hasil Referendum Skotlandia

Laban Laisila

Jum'at, 19 September 2014 | 16:58 WIB
Ini Komentar Politisi Inggris soal Hasil Referendum Skotlandia
bendera Skotlandia berkibar di samping bendera Inggris. (Reuters/Suzanne Plunkett)

Suara.com - Hasil pemilihan suara sementara warga Skotlandia menunjukkan, mereka yang tetap ingin bergabung dengan Kerajaan Inggris menang dengan persentase 55,42 persen dari total suara.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/9/2014), sejumlah tokoh politisi termasuk Perdana Menteri David Cameron memberikan beragam komentar atas hasil referendum itu.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan telah berbicara dengan Pemimpin Partai Nasional Skotlandia (SNP) Alex Salmond sekaligus mengucapkan selamat atas kampanye yang diperjuangkan dengan keras.

"Saya gembira SNP akan bergabung dalam pembicaraan mengenai desentralisasi lebih lanjut. Sekarang waktunya bagi Kerajaan Inggris untuk bersatu dan melangkah ke depan," kata Cameron.

Cameron menambahkan perdebatan tentang kemerdekaan Skotlandia dari Inggris telah ada sepanjang satu generasi dan Pemerintah Inggris telah mendengar keinginan rakyat Skotlandia untuk tetap bersama.

Sementara, Menteri Utama Skotlandia Alex Salmond yang menginginkan kemerdekaan mengatakan menerima hasil pemilihan suara dan meminta warga Skotlandia untuk tetap mengikuti suara demokrasi dari hasil pemilihan itu.

"Skotlandia akan mengharapkannya dengan kehormatan dalam arah yang cepat," kata Salmond tentang janji sejumlah partai politik di Inggris untuk memberikan otonomi lebih bagi Skotlandia.

Pimpinan kelompok anti-kemerdekaan Skotlandia, Alistair Darling, mengungkapkan rakyat Skotlandia telah memilih untuk bersatu dibanding pemisahan serta perubahan positif dibanding separtisme yang tidak dibutuhkan.

"Setiap partai politik sekarang harus mendengar rintihan (publik) untuk perubahan yang akan menggema di setiap bagian Kerajaan Inggris kami, tapi tetap mempunyai kesempatan untuk mengekspresikan diri terutama di Skotlandia," kata Darling yang mantan menteri keuangan itu.

Kepala Kamar Dagang Inggris John Longworth mengatakan, telah berbicara dengan sejumlah perusahaan-perusahaan tentang keinginan kemerdekaan Skotlandia dari Inggris.

"Hal ini tidak akan mudah sebagai yang pertama dalam rangkaian referendum, hingga satu pihak atau pihak lain mendapatkan hasil yang mereka inginkan," kata Longworth.

Ekonomi Citigroup Michael Saunders mengatakan persentase suara yang memilih merdeka dari Inggris lebih dari 10 persen dan akan menjadi pemicu referendum berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal Merdeka, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

Gagal Merdeka, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

News | Jum'at, 19 September 2014 | 12:53 WIB

Hasil Sementara Referendum, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

Hasil Sementara Referendum, Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

News | Jum'at, 19 September 2014 | 09:28 WIB

Referendum Skotlandia Selesai, Hasilnya Ditentukan Hari Ini

Referendum Skotlandia Selesai, Hasilnya Ditentukan Hari Ini

News | Jum'at, 19 September 2014 | 04:53 WIB

Survei Ungkap 53 Persen Rakyat Skotlandia Tetap Ingin Gabung Inggris

Survei Ungkap 53 Persen Rakyat Skotlandia Tetap Ingin Gabung Inggris

News | Jum'at, 19 September 2014 | 01:56 WIB

Terkini

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:05 WIB

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:03 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 10:01 WIB

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

News | Senin, 28 September 2026 | 10:00 WIB

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:59 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Laga Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Laga Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 28 September 2026 | 09:58 WIB

Kenapa Ikan Nila Hitam Jadi Hama di Thailand? Ini Bahayanya bagi Ekosistem

Kenapa Ikan Nila Hitam Jadi Hama di Thailand? Ini Bahayanya bagi Ekosistem

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:54 WIB

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:53 WIB

Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Kota Malang, Korban Bertambah Jadi Delapan Siswa

Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Kota Malang, Korban Bertambah Jadi Delapan Siswa

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:52 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2.597.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2.597.000/Gram

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:48 WIB

×