Ahok Rencanakan Larang Pemotongan Unggas di Permukiman

Laban Laisila

Senin, 22 September 2014 | 15:31 WIB
Ahok Rencanakan Larang Pemotongan Unggas di Permukiman
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Antara/Muhammad Adimaja)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mewacanakan pelarangan pemotongan ungas secara liar di kawasan Jakarta. Menurutnya, perlu ada relokasi rumah pemotongan hewan supaya lebih teratur karena pemotongan yang liar berdampak pada pencemaran lingkungan dan rentan penyebaran penyakit.

"Soal pencemaran pemotongan unggas-unggas. Sekarang kan banyak penyakit nih, ada flu burung, ebola, dan macam-macam kan. Kita harus berani tegaskan Januari tahun depan nggak boleh ada lagi pemotongan hewan di kampung, di mana pun!" ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Dengan relokasi ini, dia sadar akan ada banyak penolakan. Namun, dia akan berusaha memberikan pengertian yang mendetail dengan kebijakan ini.

"Orang sih pasti menolak ya, bilang nggak ada sosialisasi. Tapi daripada orang mati gimana, lebih baik kita tegas. Itu yang Pak Gubernur ingin lakukan," kata dia.

Ahok menerangkan, sudah mencari tempat yang tepat untuk relokasi rumah potong hewan ini. Ada beberapa tempat di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Serta, dia akan mewacanakan relokasi rumah potong hewan ini ke daerah Bogor.

"Untuk yang di Bogor, saya sudah ngomong sama Wakil Bupati Bogor. Tapi yang pemotongan babi mereka tolak, kalau lainnya sih oke," ujar Ahok.

Pelarangan pemeliharaan dan pemotongan unggas di permukiman ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2007. Di dalam peraturan yang diterbitkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, itu disebutkan, jika pemilik unggas tidak melakukan sertifikasi, maka unggas harus dijual atau dimusnahkan oleh petugas. Perlu diketahui, hewan yang terkategori unggas itu adalah, entok, ayam kampung, burung puyuh dan merpati.

Semua peternakan, tempat-tempat penampungan, pemotongan, dan penjualan unggas hidup akan direlokasi secara bertahap ke tempat yang disediakan Pemprov DKI Jakarta. Pemerintah juga akan menanggung biaya relokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Tanggul Laut Jakarta Tidak akan Meniru Korsel

Ahok: Tanggul Laut Jakarta Tidak akan Meniru Korsel

News | Senin, 22 September 2014 | 11:23 WIB

Asian Games 2018 di Jakarta, Ahok Ingin Lebih Meriah dari Korsel

Asian Games 2018 di Jakarta, Ahok Ingin Lebih Meriah dari Korsel

News | Senin, 22 September 2014 | 11:02 WIB

Korupsi Bus Karatan, Ahok Tantang Udar Buktikan Keterlibatan Jokowi

Korupsi Bus Karatan, Ahok Tantang Udar Buktikan Keterlibatan Jokowi

News | Kamis, 18 September 2014 | 13:22 WIB

Ahok: Tugas Hansip dan Linmas Tumpang Tindih

Ahok: Tugas Hansip dan Linmas Tumpang Tindih

News | Kamis, 18 September 2014 | 12:50 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB