Bubarkan Pokja Tim Transisi, Ini Janji Jokowi

Madinah

Senin, 29 September 2014 | 02:20 WIB
Bubarkan Pokja Tim Transisi, Ini Janji Jokowi
Presiden terpilih, Joko Widodo. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada sejumlah permasalahan yang nantinya akan dihadapi dalam menjalani pemerintahan. Salah satunya adalah soal kurangnya anggaran. Jokowi sadar masalah ini sulit.

Namun, dia optimis bisa menjalankan program pemerintahnya dengan baik setelah mendapatkan masukan dari Kelompok Kerja (Pokja) Tim Transisi Jokowi-JK.

"Menurut saya saat ini tidak ada prioritas, karena kita sudah terlambat. Dan posisi kita saat ini defisit APBN, neraca perdagangan, infrastruktur, dan cashflow sangat berat. Kami tidak ingin kita buka ke luar nanti malah menakut-nakuti. Tapi, dengan yang diberikan kami dari Pokja, rasa optimisme ke depan sangat besar sekali," kata Jokowi di acara pembubaran Pokja Tim Transisi Jokowi-JK, Minggu (28/9/2014) malam.

Jokowi menambahkan, solusi yang didapat dari Pokja Tim Transisi adalah dengan tidak hanya mengandalkan APBN untuk menpercepat programnya.

Contohnya, sambung Jokowi, adalah persoalan infrastuktur tol laut. Menurutnya, program ini dimulai dengan pembangunan 24 seaport, yang terdiri dari pelabuhan biasa dan pelabuhan dalam. Menurutnya, biaya 60 triliun untuk pembangunan infrastruktur tol laut ini bisa diakali lewat kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Saya suruh ngitung berapa anggarannya? 60-70 triliun. Kalau nunggu dari APBN, 5-10 tahun nggak selesai. Sekarang seperti apa? Saya cek lapangan, dengan BUMN yang ada kaitannya, ternyata bisa 3-4 tahun, dengan catatan tidak menggunakan APBN. Selama BUMN bisa, selama nggak bisa berikan lokal, kalau nggak bisa dengan angka besar baru kita beri pilihan kepada investor luar," papar Jokowi.

Menyoal swasembada pangan, Jokowi sesumbar bisa menyelesaikannya dalam kurun waktu 3-4 tahun. Namun, dalam hitungannya ada beberapa sumber pangan yang tidak mencapai target tahun itu.

"Hitung-hitungannya kita bisa. Mungkin terlambat kedelai dan daging tapi yang lain angka itu bisa kita capai," paparnya.

Lalu, dari masukan Pokja Tim Transisi, Jokowi juga optimis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen selama 3 tahun. "Kami optimis. Pak JK ngomong 3 tahun dan saya juga ngomong 3 tahun," ujarnya.

Meski Pokja Tim Transisi dibubarkan, Jokowi tetap menginginkan partisipasi mereka dalam menjalankan pemerintahannya nanti.

"Walaupun hari ini Pokja ini katanya dibubarkan, tapi saya ingin (Pokja) tetap terlibat dalam jaring kerja untuk wujudkan indonesia yang lebih baik. Tolong kami dan Pak JK di kawal, awasi, diingatkan, beri masukan dan input bagi negara ini," tuturnya.

Dia penghujung pidato, Jokowi mengucapkan terimakasih terhadap Pokja. Menurutnya, masukan dan kinerja Pokja diharapkan bisa langsung diimplementasikan.

"Saya ingin sampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja yang sudah dilakukan selama ini. Memberikan masukan, input dan opsi kepada Jokowi-JK dalam rangka nantinya mengambil kebijakan yang baik," kata Jokowi.

"Jangan saya dibuatkan konsep yang tinggi-tinggi, yang baca nanti kesulitan. Kita berdua (Jokowi-JK) bisa tambah kurus," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Dilantik, Jokowi akan Revisi UU Pilkada

Usai Dilantik, Jokowi akan Revisi UU Pilkada

News | Senin, 29 September 2014 | 04:30 WIB

Jokowi Batal Kunjungi Pusat Kerajinan Tangan Gianyar

Jokowi Batal Kunjungi Pusat Kerajinan Tangan Gianyar

News | Minggu, 28 September 2014 | 15:59 WIB

Jadi Presiden, Jokowi Diminta Tidak Tampil dengan Kemewahan

Jadi Presiden, Jokowi Diminta Tidak Tampil dengan Kemewahan

News | Minggu, 28 September 2014 | 13:28 WIB

Ajak Rakyat Tolak UU Pilkada, Jokowi: Tunggu Tanggal Mainnya!

Ajak Rakyat Tolak UU Pilkada, Jokowi: Tunggu Tanggal Mainnya!

News | Minggu, 28 September 2014 | 03:22 WIB

Jokowi Minta Masyarakat Gugat UU Pilkada

Jokowi Minta Masyarakat Gugat UU Pilkada

News | Sabtu, 27 September 2014 | 18:55 WIB

Terkini

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Eksklusif bagi Nasabah BRI Prioritas

Nikmati Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Eksklusif bagi Nasabah BRI Prioritas

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

Cuaca Panas Sebaiknya AC Pakai Mode Apa? Ini Tips agar Tidak Boros Listrik

Cuaca Panas Sebaiknya AC Pakai Mode Apa? Ini Tips agar Tidak Boros Listrik

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati

How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:30 WIB

Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik

Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:30 WIB

Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles

Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles

Sumbar | Kamis, 24 September 2026 | 11:28 WIB

Jaksa Tuntut Fadia Arafiq 5 Tahun, Diduga Atur Proyek Outsourcing untuk Perusahaannya

Jaksa Tuntut Fadia Arafiq 5 Tahun, Diduga Atur Proyek Outsourcing untuk Perusahaannya

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:27 WIB

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:23 WIB

Aliran Dana Pelicin Terbongkar, KPK Bidik Summarecon Jadi Tersangka Korupsi

Aliran Dana Pelicin Terbongkar, KPK Bidik Summarecon Jadi Tersangka Korupsi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

×