Ini Harus Dilakukan Anggota DPR untuk Kembalikan Kepercayaan Publik

Siswanto

Kamis, 02 Oktober 2014 | 07:38 WIB
Ini Harus Dilakukan Anggota DPR untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
Pimpinan Sidang Paripurna DPR RI [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Suraya, mengatakan anggota DPR periode 2014-2019 harus mempunyai kemampuan komunikasi politik yang baik untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat atau citra sebagai anggota DPR yang handal.

"Para anggota DPR yang terpilih sekarang berasal dari beragam latar pendidikan dan profesi, dari yang tingkat pendidikannya rendah sampai tinggi. Dari yang berprofesi tukang becak sampai artis. Karena itu, kemampuan dan kompetensinya juga beragam. Namun satu hal yang pasti bahwa mereka seharusnya memiliki kemampuan berkomunikasi politik yang baik," kata Suraya kepada suara.com, Kamis (2/10/2014).

Caranya, kata Suraya, antara lain, harus menunjukkan bahwa mereka akan benar-benar bekerja untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dalam bentuk kerja nyata.

"Bagaimana caranya menunjukkan hal ini? Mereka harus mengeksposnya baik melalui media massa maupun lewat media pribadi. Misalnya lewat blog atau menuliskannya di media massa," kata Suraya.

Cara lainnya ialah dengan mempersiapkan diri menjadi komunikator politik yang baik dengan cara berbicara dengan santun jika berhadapan dengan media.

"Bukan berbicara meledak-ledak atau marah-marah," kata Suraya.

Untuk mencapai kompetensi itu, menurut Suraya, para anggota DPR harus mendapatkan peningkatan kapasitas komunikasi politik sehingga pada waktunya, masyarakat juga akan merasa simpati dan kepercayaan akan meningkat.

Sebanyak 555 anggota DPR dan 132 anggota DPD telah diambil sumpahnya sebagai wakil rakyat periode 2014-2019 pada Rabu (1/10/2014). Jumlah itu sudah dikurangi lima anggota DPR yang ditunda pelantikannya karena mereka terseret kasus hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pro Prabowo Kuasai Pimpinan DPR, Ini Kata Popong Otje

Pro Prabowo Kuasai Pimpinan DPR, Ini Kata Popong Otje

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 07:18 WIB

Beda dengan Puan, Ibas Anggap Pemilihan Pimpinan DPR Demokratis

Beda dengan Puan, Ibas Anggap Pemilihan Pimpinan DPR Demokratis

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 06:54 WIB

Koalisi Merah Putih Kuasai Pimpinan DPR, Karding: Tak Bisa Ganggu Jokowi

Koalisi Merah Putih Kuasai Pimpinan DPR, Karding: Tak Bisa Ganggu Jokowi

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 06:38 WIB

Puan Kecewa dengan Proses Pemilihan Pimpinan DPR

Puan Kecewa dengan Proses Pemilihan Pimpinan DPR

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 05:57 WIB

Rapat Pemilihan Pimpinan DPR Sengaja Digantung

Rapat Pemilihan Pimpinan DPR Sengaja Digantung

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 19:18 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×