Polisi Tunggu Habib Novel FPI untuk Serahkan Diri

Ruben Setiawan

Sabtu, 04 Oktober 2014 | 23:15 WIB
Polisi Tunggu Habib Novel FPI untuk Serahkan Diri
Unjuk rasa anggota FPI di depan gedung DPRD DKI Jakarta. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya, sampai saat ini masih menunggu Habib Novel Bamukmin alias Habib NB yang bertindak sebagai penanggung jawab atas unjuk rasa anarkis tersebut, untuk menyerahkan diri.

"Satu orang lagi Habib NB, yang sejak kemaren kita minta untuk menyerahkan diri, sampai saat ini belum datang. tentunya penyidik akan melakukan pencarian kepada yang bersangkutan sampai ketemu," tegas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Sabtu (4/10/2014).

Rikwanto menambahkan, di dalam surat pemberitahuannya, FPI memberitahukan akan melakukan demonstrasi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat dengan jumlah massa 1.000 orang. Namun di hari pelaksanaannya, mereka menggelar demo di depan gedung DPRD Jakarta yang berujung tindakan anarkis.

"Surat pemberitahuan yang ditanda tangani oleh Habib Sahab Anggawi, dengan penanggung jawab Habib Syahab Anggawi dan Habib Novel Bamukmin," imbuhnya

Sementara itu, Habib Syahab Anggawi alias Habib SA sudah diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka serta sudah dilakukan penahanan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan 21 orang sebagai tersangka demo anarkis yang dilakukan oleh massa Front Pembela Islam (FPI), di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari Jumat yang lalu (3/10/2014).

"Kita tetapkan sebanyak 21 orang sebagai tersangka, ada empat diantara mereka yang masih dibawah umur, kita lakukan penahanan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 214 KUHP tentang tindakan melawan petugas, pasal 160 KUHP tentang penghasutan, pasal 170 KUHP tentang pengrusakan barang secara bersama-sama, pasal 406 tentang pengrusakan, dan undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang membawa senjata tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bebaskan Irwan, Anggota FPI yang Serahkan Diri

Polisi Bebaskan Irwan, Anggota FPI yang Serahkan Diri

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 21:57 WIB

Jadi Korban Anarkis FPI, Kapolsek Gambir Masih Dirawat di RS

Jadi Korban Anarkis FPI, Kapolsek Gambir Masih Dirawat di RS

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 20:03 WIB

21 Anggota FPI Jadi Tersangka dan Ditahan

21 Anggota FPI Jadi Tersangka dan Ditahan

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 18:57 WIB

Ketua DPRD Jakarta Tuding FPI Sengaja Membuat Kerusuhan

Ketua DPRD Jakarta Tuding FPI Sengaja Membuat Kerusuhan

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 23:45 WIB

Tangkap Anggota FPI, Kapolda Metro Jaya: Negara Tidak Boleh Kalah

Tangkap Anggota FPI, Kapolda Metro Jaya: Negara Tidak Boleh Kalah

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 21:59 WIB

Polda: FPI Sudah Siapkan Batu di Mobil Komando

Polda: FPI Sudah Siapkan Batu di Mobil Komando

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 20:42 WIB

Terkini

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:05 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

×