Oesman: Harus Ada Sanksi Agar DPD Tak Terbelah

Ardi Mandiri

Rabu, 08 Oktober 2014 | 08:22 WIB
 Oesman: Harus Ada Sanksi Agar DPD Tak Terbelah
Sejumlah anggota DPD berfoto memberi selamat kepada Senator Kalbar Oesman Sapta Odang (kedua kanan) yang terpilih mewakili DPD sebagai calon pimpinan MPR seusai voting di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/10). [Antara/Ismar Patrizki]

Suara.com - Wakil MPR yang baru saja dilantik Oesman Sapta Odang mengatakan proses Rapat Paripurna Pemilihan Pimpinan MPR sudah berjalan baik.

Meski begitu, Oesman tidak menutup mata bila ada anggota DPD yang memiliki perbedaan pandangan dalam rapat tersebut. Apalagi, banyak anggota DPD yang berlatar belakang sebagai pengurus atau kader partai politik.

"Memang sulit untuk menjaganya, karena banyak yang pernah di partai. Tapi prosesnya sudah bagus, dan tidak perlu kecewa," kata Oesman usai pelantikan Pimpinan MPR, Rabu (8/10/2014).

Lebih lanjut Oesman mengatakan bahwa pihaknya akan menerapkan sanksi agar suara anggota DPD tidak lagi terbelah.

Sanksi, kata Oesman, dapat menjaga soliditas DPD, sehingga kesepakatan dalam pengambilan keputusan tidak berubah.

"Lain kali pakai sanksi. Sekarang kan enggak mungkin, saya masih baru. Ke depan bikin sanksi," ujarnya.

Seperti diketahui, Oesman merupakan calon tunggal pimpinan MPR dari unsur DPD. Namanya masuk ke dalam dua paket pimpinan MPR yang diajukan dua kubu, Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Dalam paket KIH, Oesman dicalonkan sebagai Ketua MPR, sedangkan dalam paket yang diajukan KMP, dia dicalonkan sebagai Wakil Ketua MPR.

Berdasarkan hasil voting, paket Koalisi Merah Putih mendapatkan 347 suara. Sedangkan, paket yang diusung KIH mendapat 330 suara. Serta, satu orang abstain.

Dengan begitu, berikut adalah pimpinan MPR yang sah:
1. Ketua MPR dari Fraksi PAN Zulkifli Hasan
2. Wakil Ketua dari Fraksi Golkar Mahyudin
3. Wakil Ketua dari Fraksi Demokrat EE Mangindaan
4. Wakil Ketua dari Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid 5. Dan, Wakil Ketua Dari perwakilan DPD, Osman Sapta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zulkifli Hasan Janji Tidak Akan Makzulkan Jokowi

Zulkifli Hasan Janji Tidak Akan Makzulkan Jokowi

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 08:07 WIB

Jadi Ketua MPR, Zulkifli Hasan Seperti Tersambar Petir

Jadi Ketua MPR, Zulkifli Hasan Seperti Tersambar Petir

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 08:02 WIB

 PKB Yakin MPR Tak Akan Makzulkan Jokowi

PKB Yakin MPR Tak Akan Makzulkan Jokowi

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 07:13 WIB

DPD Bantah Pecah Suara Saat Paripurna MPR

DPD Bantah Pecah Suara Saat Paripurna MPR

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 06:31 WIB

Keluar dari KMP, Nasib PPP Dibahas

Keluar dari KMP, Nasib PPP Dibahas

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 06:23 WIB

Keok di MPR, PDI Perjuangan: Suara DPD Terpecah

Keok di MPR, PDI Perjuangan: Suara DPD Terpecah

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 05:19 WIB

Kuasai Pimpinan MPR, KMP Unggul 17 Suara dari KIH

Kuasai Pimpinan MPR, KMP Unggul 17 Suara dari KIH

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 04:49 WIB

Akhirnya KMP Kuasai Pimpinan MPR

Akhirnya KMP Kuasai Pimpinan MPR

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 04:40 WIB

Dilarang Foto Kertas Suara, PAN Takut Ada yang Tergoda 'Nonteknis'

Dilarang Foto Kertas Suara, PAN Takut Ada yang Tergoda 'Nonteknis'

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 02:20 WIB

Voting Calon Pimpinan, Anggota MPR Dilarang Bawa HP saat Berikan Suara

Voting Calon Pimpinan, Anggota MPR Dilarang Bawa HP saat Berikan Suara

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 00:01 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×