Komunitas Kurdi Bentrok dengan Kelompok Salafi di Jerman

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 08 Oktober 2014 | 22:26 WIB
Komunitas Kurdi Bentrok dengan Kelompok Salafi di Jerman
Warga Kurdi Turki memantau kota Kobani yang dikuasai oleh ISIS pada 3 Oktober lalu (Reuters/Murad Sezer).

Suara.com - Polisi Jerman menggunakan meriam air untuk menghentikan bentrokan antara ratusan warga Kurdi dengan kelompok muslim radikal di Hamburg pada Selasa malam (7/10/2014). Sebanyak 14 orang terluka dan 22 ditahan dalam insiden itu.

Sekitar 400 warga Kurdi berkumpul di sebuah masjid di Hamburg, yang mereka yakini digunakan oleh kelompok radikal. Di sana mereka berdemonstrasi menentang kelompok Negara Islam, yang sebelumnya dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Protes itu dipicu oleh serangan ISIS ke Kobani, kota yang didiami komunitas Kurdi di Suriah.

Dikepung oleh demonstran, sekitar 400 kelopok salafi kemudian berkumpul di masjid itu dan bentrokan tidak terhindarkan. Polisi mengatakan menyita sejumlah pisau dan pentungan dari lokasi bentrokan.

Sebelumnya pada hari yang sama, sekitar 500 warga Kurdi menggelar demonstrasi di pusat kota Hamburg. Sekitar 50 orang diantaranya bahkan menutup jalur kereta di stasiun Hamburg.

Di Celle, sebuah kota di utara Jerman, demonstran Kurdi juga bentrok dengan kelompok muslim Chechnya. Lima orang dan empat polisi terluka dalam bentrokan itu.

Jerman sendiri adalah salah satu pusat berkumpulnya diaspora Kurdi di dunia. Adapun kelompok salafi adalah kelompok minoritas dalam sekitar empat juta umat muslim di Jerman.

Protes warga Kurdi juga terjadi di seluruh Turki pada Selasa. Sekitar 12 orang tewas dalam aksi protes dalam demonstrasi yang menuntut agar pemerintah Turki turun tangan untuk mengusir ISIS dari Kobani, kota di perbatasan dengan Suriah.

Adapun pada Rabu, serangan udara yang dipimpin AS berhasi menekan para petempur ISIS di Kobani. ISIS menguasai Kobani setelah pertempuran selama tiga pekan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuasai Kobane, ISIS Penggal Kepala Pejuang Perempuan Kurdi

Kuasai Kobane, ISIS Penggal Kepala Pejuang Perempuan Kurdi

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 15:25 WIB

ISIS "Jatuh Cinta" Pada Gadis Pirang Ini

ISIS "Jatuh Cinta" Pada Gadis Pirang Ini

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 15:08 WIB

Lacak Anggota ISIS, FBI Minta Bantuan Publik

Lacak Anggota ISIS, FBI Minta Bantuan Publik

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 08:05 WIB

Perempuan dan Anak-anak Ikut Berjuang Melawan ISIS di Kobane

Perempuan dan Anak-anak Ikut Berjuang Melawan ISIS di Kobane

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 06:43 WIB

Tragis, Ibu Dua Anak Ledakkan Diri Demi Hambat ISIS

Tragis, Ibu Dua Anak Ledakkan Diri Demi Hambat ISIS

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 20:13 WIB

Terkini

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB