Abu Vulkanik Gunung Sinabung Sampai ke Medan

Laban Laisila

Kamis, 09 Oktober 2014 | 01:15 WIB
Abu Vulkanik Gunung Sinabung Sampai ke Medan
Foto dari udara Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Antara/Irwansyah Putra)

Suara.com - Tebaran abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga kini terus meluas hingga dirasakan warga Kota Medan.

Warga Perumahan Villa Gading Mas, Marindal, Medan, Dini, Rabu malam (8/10/2014) menyebutkan, teras rumahnya terus diselimuti abu vulkanik Gunung Sinabung.

Tebaran abu itu, katanya, sudah dirasakan sejak pagi hingga malam hari.

"Sudah dipel berulang kali, tetapi sebentar saja, abu sudah penuh di lantai teras," ujar Dini.

Abu vulkanik itu menimbulkan sesak nafas sehingga Dini mengaku menggunakan masker meski saat di dalam rumah.

"Semoga Sinabung tidak erupsi apalagi meletus, karena tidak terjadi saja, tebaran abunya sudah sangat mengganggu," katanya.

Abu vulkanik itu juga menggangu kawasan Deliserdang dan Binjai, Sumut.

"Sudah beberapa hari abu vulkanik itu dirasakan, tetapi yang paling menyiksa atau mengganggu terjadi Rabu karena berlangsung hingga malam hari," kata Anita, warga Jalan Irian Tanjungmorawa, Deliserdang.

Abu semakin dirasakan karena pada Rabu, tidak terjadi hujan bahkan cuaca sangat panas sejak pagi hari hingga sore.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengaku aktivitas Gunung Sinabung masih sangat tinggi sehingga potensi terjadinya letusan dan luncuran awan panas juga masih tinggi.

Dia menyebutkan, meski tidak terjadi erupsi, tetapi guguran awan panas hingga 89 kali.

Pada Rabu hingga pukul 19.00 WIB telah terjadi empat kali guguran awan panas dari puncak gunung itu.

Dimulai pada pukul 00.45 WIB, guguran awan panas tercatat hingga sejauh 3.000 meter ke arah selatan.

Pada pukul 12.42 WIB jarak luncur juga sejauh 3.000 meter ke arah selatan dan tinggi kolom 1.500 meter.

Sedangkan sore hari yakni pada pukul 17.11 WIB terjadi luncuran sejauh 2.500 meter ke arah selatan dan tinggi kolom 1.000 meter serta pukul 17.30 WIB sejauh 1.500 meter ke arah selatan dan ke timur.

Penanganan darurat Gunung Sinabung masih terus dilakukan meski status masih tetap Siaga (Level III).

Adapun jumlah pengungsi ada 3.287 jiwa, atau 1.019 kepala keluarga yang berada di 16 tempat pengungsian.

Untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat, pembersihan abu vulkanik di seputaran daerah gunung itu khususnya Berastagi terus dilakukan termasuk membagikan masker kepada warga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB: Gunung Sinabung Masih Berpotensi Meletus lagi

BNPB: Gunung Sinabung Masih Berpotensi Meletus lagi

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 23:08 WIB

Abu Letusan Gunung Sinabung Bikin Warga Sesak Nafas

Abu Letusan Gunung Sinabung Bikin Warga Sesak Nafas

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 04:30 WIB

Hari Ini, Sinabung 4 Kali Erupsi

Hari Ini, Sinabung 4 Kali Erupsi

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 18:50 WIB

Gunung Sinabung Kembali Meletus

Gunung Sinabung Kembali Meletus

News | Rabu, 24 September 2014 | 16:21 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit

Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran

Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat

Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan

Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×