Jumlah Muslim di Amerika Bertambah Sejak Tragedi WTC

Laban Laisila

Kamis, 09 Oktober 2014 | 05:15 WIB
Jumlah Muslim di Amerika Bertambah Sejak Tragedi WTC
Bendera Amerika Serikat (Freedigitalphotos/Michael Elliott)

Suara.com - Jumlah Muslim di Amerika Serikat (AS) mulai bertambah sejak tragedi 11 September 2001 di Gedung World Trade Center (WTC) New York yang membuat agama Islam menjadi perbincangan utama di negara tersebut.

"Ketika Islam diekspos setelah tragedi 11 September, beberapa warga AS tentu ada yang kontra dengan Islam, namun warga lainnya justru mencari tahu apa itu Islam serta ajarannya," kata Direktur Jamaica Muslim Center, Imam Shamsi Ali di Queens, New York saat dihubungi melalui telekonferensi di kantor Kedutaan Besar AS untuk Indonesia di Jakarta, Rabu (8/102014).

Pada diskusi tentang Muslim di AS dalam prespektif Jurnalis Indonesia yang di gelar oleh Kedutaan Besar AS Jakarta, Shamsi Ali mengatakan mayoritas warga AS mulai mencari tahu tentang Islam yang sebelumnya tidak diketahui keberadaan dan persebarannya di beberapa negara bagian AS.

Saat ini jumlah warga AS yang memeluk agama Islam tercatat sebanyak 20.000 orang, 3.000 orang di antaranya membaca syahadat mereka di Masjid New York Islamic Center.

Jumlah masjid di AS juga mengalami peningkatan yang signifikan, yakni bertambah menjadi 250 mesjid dalam kurun waktu 13 tahun setelah peristiwa 9/11.

Sebelumnya, tingkat pengetahuan warga AS tentang muslim sangat rendah karena mereka menganggap Muslim hanya terdapat di negara-negara Timur Tengah dan Asia Selatan.

Namun, proses pengenalan Islam yang terus berjalan, seperti buku-buku Islam yang mulai mudah ditemukan, ceramah toleransi antaragama di gereja, serta pengenalan Islam di institusi nonmuslim membuka mata warga AS tentang Islam sesungguhnya.

"Agama Islam dapat bertahan karena Amerika memberikan warganya kebebasan dalam beragama. Selain itu, warga AS pun bersikap terbuka dengan perbedaan," kata tokoh agama asal Indonesia tersebut.

Shamsi menjelaskan pertumbuhan muslim di AS juga terjadi karena faktor imigrasi dari beberapa negara muslim, seperti Mesir, Bangladesh, dan Pakistan.

Toleransi antaragamapun telah diterapkan oleh Pemerintah AS, seperti pemberian hak libur pada hari raya.

"Di New Jersey, pegawai dan anak sekolah mendapatkan hak libur pada hari raya. Namun, hak libur di New York meski sebatas libur sekolah belum ditandatangani oleh Pemerintah Daerah. Kendati demikian, warga AS dapat mengajukan izin pada hari raya sebagai hak asasi yang wajib dipenuhi Pemerintah AS," tambah Shamsi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanada Pastikan Bergabung dengan Koalisi Anti ISIS

Kanada Pastikan Bergabung dengan Koalisi Anti ISIS

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 02:30 WIB

Takut Ebola, Bandara Amerika Pasang Pemindai Deteksi Demam

Takut Ebola, Bandara Amerika Pasang Pemindai Deteksi Demam

Health | Rabu, 08 Oktober 2014 | 02:15 WIB

Amerika Rugi Miliaran Dolar akibat Kejahatan Siber

Amerika Rugi Miliaran Dolar akibat Kejahatan Siber

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 08:35 WIB

Respon Aksi Pemenggalan, Amerika Kembali Bombardir Suriah dan Irak

Respon Aksi Pemenggalan, Amerika Kembali Bombardir Suriah dan Irak

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 23:45 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 12:50 WIB

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

×