Ini 'PR' SBY yang Belum Kelar Selama Memerintah

Laban Laisila

Kamis, 16 Oktober 2014 | 20:35 WIB
Ini 'PR' SBY yang Belum Kelar Selama Memerintah
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui masih ada pekerjaan yang belum rampung sepenuhnya dan perlu dilanjutkan oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Kita juga harus mengakui ada pekerjaan rumah yang belum selesai," kata SBY di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

SBY memaparkan, pekerjaan rumah yang belum selesai antara lain adalah reformasi birokrasi termasuk tata kelola pemerintahan yang baik serta pencegahan dan pemberantasan korupsi.

SBY mengemukakan, awalnya hal tersebut dapat diatasi dalam jangka waktu lima atau 10 tahun, tetapi ternyata tidak cukup hanya mengubah dari segi struktural.

Menurutnya perlu perubahan perilaku dan budaya selama beberapa dekade untuk mengubah itu kebiasaan buruk itu.

Dia melanjutkan, dengan diberlakukannya sistem desentralisasi memang di satu sisi telah mendekatkan rakyat dengan pemimpin lokal.

Namun, kata SBY, terdapat sejumlah ekses dengan munculnya aturan di daerah yang dinilai malah bertentangan dengan semangat untuk mengembangkan ekonomi daerah.

"Karena itu perlu sinkronisasi, evaluasi dan koreksi yang harus kita kelola bersama," katanya.

SBY berpendapat, hal yang sama juga serupa dengan masuknya era demokratisasi yang merupakan hal yang bagus karena saat ini merupakan era keterbukaan di dalam masyarakat.

Namun, lanjutnya, demokrasi juga harus dapat melahirkan tidak hanya kebebasan tetapi juga keamanan dalam saat yang bersamaan, serta kepatuhan atas pranata hukum.

"Kalau tidak, maka sering terjadi gejolak dan ekstremnya bisa anarki," jelasnya.

Di sisi lain, bila hanya mengutamakan penegakan aturan hukum maka bisa berpotensi mematikan demokrasi dan melahirkan tiran.

Untuk itu, SBY menginginkan berbagai pihak memahami nilai-nilai universal demokrasi dan menggabungkannya dengan kearifan lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Warga Jakarta Dukung Ahok

Jokowi Minta Warga Jakarta Dukung Ahok

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 19:18 WIB

Tunggu Pelantikan Jokowi, DPR Tunda Pemilihan Pimpinan Komisi

Tunggu Pelantikan Jokowi, DPR Tunda Pemilihan Pimpinan Komisi

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 18:56 WIB

Presiden Jadi Beking, Ahok: DKI akan Hebat

Presiden Jadi Beking, Ahok: DKI akan Hebat

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 17:55 WIB

Panglima TNI Minta Penunjukan Danpaspamres jangan Dipertanyakan

Panglima TNI Minta Penunjukan Danpaspamres jangan Dipertanyakan

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 17:20 WIB

Ini Keberhasilan versi SBY Selama 10 Tahun Pimpin Indonesia

Ini Keberhasilan versi SBY Selama 10 Tahun Pimpin Indonesia

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 13:10 WIB

Terkini

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen

Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Buka Workshop Jurnalistik, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Pemberitaan Isu Daerah

Buka Workshop Jurnalistik, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Pemberitaan Isu Daerah

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta

Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Politisi Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada Kalahkan Petahana

Politisi Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada Kalahkan Petahana

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar

Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:54 WIB

BCA Raup Laba Bersih Rp45,2 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 4,2 Persen

BCA Raup Laba Bersih Rp45,2 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 4,2 Persen

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal

Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!

Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36 WIB

×