Fadel Muhammad Sebut Tedjo Menteri Partai Nasdem

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 26 November 2014 | 11:41 WIB
Fadel Muhammad Sebut Tedjo Menteri Partai Nasdem
Menko Polhukam Tedjo Edhi. (setkab.go.id)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad menduga ada motif politik di balik instruksi Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Tedjo Edhi Purdijatno agar Polri tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Bali pada 30 November - 3 Desember 2014.

"Saya menyayangkan sikap seorang negarawan, harus membuat statement politik, padahal fakta di lapangan tidak demikian, saya diberi instruksi dari ketum mengurus di Bali. Kapolda bilang kondusif, kami dapat izin dari Kapolri. Sebagian besar temen-teman menilai ini politis karena Menkopolhukam dari Nasdem, Nasdem kita tahu semua, dari pecahan Golkar, ini ada permainan politik," kata Fadel di DPR, Jakarta, Rabu (26/11/2014).

Fadel menolak alasan Menkopolhukam memberi instruksi kepada Polri agar tak mengeluarkan izin pelaksanaan munas karena acara tersebut berpotensi rusuh.

Fadel meminta pemerintah jangan turut campur tangan terhadap masalah internal Partai Golkar karena itu bisa berdampak negatif.

"Karenanya kami mohon agar ditarik statement tersebut," kata dia.

Fadel menegaskan Munas Golkar akan tetap digelar di Bali.

"Munas tetap jalan terus insya Allah tanggal 30 November sampai 3 Desember di Nusa Dua Bali," katanya.

Seperti diketahui, Rapat Pleno Partai Golkar yang berlangsung di kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/11/2014) sore diwarnai bentrok fisik antara kelompok yang kelompok menginginkan munas diselenggarakan di Jakarta pada Januari 2015 dan munas digelar di Bali pada November-Desember 2014.

Gara-gara bentrokan itu kemudian Menkopolhukam meminta Polri untuk tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan munas di Bali.

“Meminta jajaran Polri tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan Munas ke IX Partai Golkar tanggal 30 November sampai 3 Desember 2014 di Bali,” kata Tedjo.

Tedjo khawatir kalau sampai pecah bentrok di Bali akan merugikan citra wisata Indonesia.

“Dengan kader yang hadir lebih banyak, potensi konflik akan lebih besar sehingga membuat citra bangsa Indonesia akan buruk di mata dunia internasional. Hal tersebut akan membuat negara-negara di dunia mengeluarkan travel warning bagi WN nya yang akan berlibur di Bali. Sehingga akan merugikan sektor kepariwisataan di Indonesia,” kata Tedjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Golkar, ARB dan Agung Laksono Harus Rembugan

Demi Golkar, ARB dan Agung Laksono Harus Rembugan

News | Rabu, 26 November 2014 | 11:22 WIB

Terkini

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:59 WIB

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:55 WIB

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:54 WIB

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 10:52 WIB

Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan

Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:51 WIB

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos September 2026, Bisa Lewat HP

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos September 2026, Bisa Lewat HP

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:49 WIB

×