Demi Golkar, ARB dan Agung Laksono Harus Rembugan

Siswanto | Suara.com

Rabu, 26 November 2014 | 11:22 WIB
Demi Golkar, ARB dan Agung Laksono Harus Rembugan
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) bersama Wakil Ketua Umum Agung Laksono. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo meminta Aburizal Bakrie dan Agung Laksono rembugan demi menyelamatkan masa depan Partai Golkar. Seperti diketahui, menjelang Munas IX dengan agenda memilih ketua umum baru, internal partai berlambang pohon beringin terbelah.

"Kalau sudah seperti ini, tidak jalan lain, selain rembugan. Kedua belah pihak, Agung Laksono dan ARB rembuganlah," kata Bambang kepada suara.com, Rabu (26/11/2014).

Bambang menjelaskan pertikaian di internal partainya terjadi karena perbedaan sikap. Kelompok Agung Laksono ingin munas tetap diselenggarakan Januari 2014 atau menolak pelaksanaan dipercepat sebagaimana yang diinginkan kelompok Aburizal Bakrie, 30 November 2014 di Bali.

Kelompok Aburizal ngotot untuk mempercepat pelaksanaan munas dengan argumentasi sendiri. Begitu juga kelompok Agung Laksnono yang menginginkan munas tetap awal tahun 2015 juga dengan argumentasi.

Pembentukan Presidium Penyelamat Partai Golkar yang diketuai Agung Laksono serta keributan yang terjadi di rapat pleno di kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/11/2014), kemarin, kata Bambang, sesungguhnya merupakan akumulasi ketidakpuasan terhadap sikap dan keputusan-keputusan Aburizal.

Bambang menandaskan jalan keluar atas persoalan tersebut mau tidak mau adalah dengan duduk satu meja, dengan kepala dingin, lalu membicarakan kapan pelaksanaan munas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Golkar Pecah Jelang Munas IX?

Mengapa Golkar Pecah Jelang Munas IX?

News | Rabu, 26 November 2014 | 09:21 WIB

Terkini

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB