Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Merakit Kembali Puing MH17

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2014 | 01:30 WIB
Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Merakit Kembali Puing MH17
Petugas mengangkat serpihan pesawat MAS MH17 di Grabovo, Donetsk, Ukraina. (Reuters/Antonio Bronic)

Suara.com - Tim penyidik kecelakaan penerbangan akan kembali merakit kembali puing-puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 yang jatuh di Ukraina tanggal 17 Juli silam. Saat ini, puing-puing tersebut sudah tiba di Belanda dan dibawa ke sebuah hangar pesawat milik Angkatan Udara negara tersebut.

Anggota Badan Keselamatan Transportasi Udara Nasional akan menyatukan kembali sisa-sisa badan pesawat nahas tersebut. Tujuannya, untuk memastikan penyebab jatuhnya pesawat yang dinaiki 298 orang itu.

Proses perakitan diperkirakan bakal memakan waktu hingga beberapa bulan ke depan. Hasil akhir penyelidikian soal penyebab jatuhnya pesawat kemungkinan baru bisa didapat sekitar pertengahan tahun 2015, demikian disampaikan kepada Badan Keselamatan Transportasi Tjibbe Joustra.

Tugas mereka tidak mudah. Pasalnya, beberapa bagian dari pesawat tersebut rusak karena terbakar.

"Ada juga beberapa bagian pesawat yang hilang. Kami mengetahui bagian-bagian tersebut hilang, namun kami pikir kami cukup puas dengan jumlah puing yang kami miliki," kata Joustra.

Sebelum melakukan perakitan, puing-puing tersebut dipotret, dipindai, dan dikelompokkan oleh para ahli.

Sebuah penyelidikan kriminal paralel tengah digelar oleh penyidik asal Belanda di 11 negara untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Belanda menaruh perhatian besar pada insiden ini sebab dua per tiga penumpang pesawat yang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu adalah warga negara Belanda.

Amerika Serikat dan sekutunya menuduh pemberontak pro-Rusia yang berperang di kawasan Ukraina menembak jatuh pesawat tersebut dengan rudal darat ke udara. Sebaliknya, Rusia menuding pesawat jet Ukraina-lah yang menembak pesawat jenis Boeing 777 itu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB