Tontowi/Liliyana dan Tommy Kembali Telan Kekalahan

Laban Laisila Suara.Com
Jum'at, 19 Desember 2014 | 05:27 WIB
Tontowi/Liliyana dan Tommy Kembali Telan Kekalahan
Tontowi/Liliyana. {PBSI]

Suara.com - Ganda campuran pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal mengatasi pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen pada laga kedua Grup B turnamen bulu tangkis BWF Super Series Finals 2014 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Berdasarkan laman PBSI yang dikutip di Semarang, Jateng, Kamis, menyebutkan, Tontowi/Liliyana dikalahkan pasangan Denmark tersebut dengan dua game langsung 15-21,20-22.

Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi Tontowi/Liliyana pada babak penyisihan grup setelah pada pertandingan pertama juga kalah dari pasangan Tiongkok Liu Cheng/Bao Yixin dengan rubber game 10-21,21-12,15-21.

Dengan dua kali kekalahan ini maka peluang untuk melangkah ke babak semifinal semakin tipis mengingat hanya dua pasangan teratas yang berhak melangkah ke babak empat besar turnamen bulu tangkis berhadiah total 1 juta dolar Amerika Serikat ini.

Mereka masih menyisakan satu pertandingan di babak penyisihan grup melawan pasangan Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam pada Jumat (19/12/2014).

Pada pertandingan Tontowi/Liliyana melawan Nielsen/Pedersen pada game pertama, pasangan Denmark tersebut memang begitu menguasai permainan dan pasangan Indonesia terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Tontowi/Liliyana juga sering melakukan kesalahan sendiri, beberapa kali pukulan Tontowi jatuh jauh di luar garis lapangan.

Penampilan Tontowi/Liliyana berubah pada game kedua, di mana mereka bermain lebih agresif dan meyulitkan Nielsen/Pedersen hingga mereka unggul pada interval game. Namun sayang di saat genting, justru Tontowi/Liliyana malah kembali banyak membuang poin hingga akhirnya perolehan skor dikuasai pasangan Denmark tersebut.

"Di akhir game kedua, saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Seharusnya saat itu saya lebih tenang, saya merasa bermain di bawah tekanan lawan," kata Tontowi.

"Memang disayangkan kami kurang tenang di poin-poin kritis, padahal posisinya seharusnya lawan yang tertekan karena kami memimpin perolehan skor. Di saat-saat kritis, kami terlalu terburu-buru dan tidak dapat memanfaatkan kesempatan," kata Liliyana.

"Kami tentunya tidak puas dengan hasil ini. Tiga kali final super series hasilnya selalu seperti ini," kata Liliyana.

Sementara itu, satu wakil Indonesia di nomor tunggal, yaitu Tommy Sugiarto, pada Kamis malam (WIB) juga harus kalah saat menghadapi pemain India, Srikanth K, dengan skor 18-21 dan 13-21. Padahal di laga pertama, Tommy juga sudah menderita kekalahan dari pemain Denmark Jan O Jorgensen dengan 15-21,9-21, sehingga posisi Tommy yang tergabung di Grup B kini juga rawan.

Pada turnamen ini, Indonesia menempatkan empat wakilnya tetapi dua wakil yaitu pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra) dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari mengundurkan diri karena kondisinya kurang prima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI