Nasdem Salahkan KPK Tetapkan Budi Jadi Tersangka Sebelum Dilantik

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 15 Januari 2015 | 10:34 WIB
Nasdem Salahkan KPK Tetapkan Budi Jadi Tersangka Sebelum Dilantik
Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III, DPR, Jakarta, Rabu (14/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Fraksi Nasional Demokrat DPR Viktor Laiskodat menilai pimpinan KPK melakukan kesalahan secara etika dengan menetapkan calon Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi, saat proses pemilihan Kapolri sedang berjalan di Komisi III DPR.

"Menurut saya, secara etika, KPK tetap salah, kalau mau, sejak jauh hari ditetapkan tersangkanya, kenapa pas yang bersangkutan masuk dalam mekanisme kelembagaan negara baru ditetapkan, itu ada semangat yang patut dicurigai," kata Laiskodat di DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Laiskodat menambahkan penetapan Budi menjadi tersangka mempermalukan pemerintah.

"Kalau orang lagi proses di DPR dan ditersangkakan, itu mempermalukan pemerintah. Harusnya tunggu proses selesai, kalau (Budi) sudah dilantik, tangkap saja kalau salah, itu baru top," ujarnya.

Laiskodat memuji-muji Budi sebagai orang yang tepat menjadi Kapolri.

Tapi, Laiskodat juga mendukung KPK untuk mengungkapkan kasus korupsi.

Sebab, kata anggota Komisi I DPR, siapapun yang terindikasi korupsi harus ditangkap.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Budi menjadi tersangka dengan dugaan suap dan gratifikasi atas transaksi mencurigakan di rekeningnya. Budi tak lain adalah calon tunggal Kapolri yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo. Budi sudah lama masuk radar KPK dan kasusnya sudah diselidiki sejak Juli 2014.

Budi dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, dan Pasal 11 atau 12 B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK juga telah mencegah Budi dan anaknya bepergian ke luar negeri agar yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri ketika akan diperiksa penyidik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Budi Gunawan Hadiri Sidang Paripurna DPR

Budi Gunawan Hadiri Sidang Paripurna DPR

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 10:21 WIB

Jokowi Tanggapi Calon Kapolri

Jokowi Tanggapi Calon Kapolri

Foto | Kamis, 15 Januari 2015 | 09:07 WIB

Lulus Dari DPR, JK Tetap Ingin Kasus Budi Gunawan Dikaji

Lulus Dari DPR, JK Tetap Ingin Kasus Budi Gunawan Dikaji

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 06:21 WIB

Hari Ini Paripurna DPR Putuskan Nasib Budi Gunawan

Hari Ini Paripurna DPR Putuskan Nasib Budi Gunawan

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 06:14 WIB

Ini Kata Suryadharma Ali Soal Status Budi Gunawan

Ini Kata Suryadharma Ali Soal Status Budi Gunawan

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 00:37 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB