IJTI Papua Sesalkan Polisi Intimidasi Wartawan Jaya TV

Siswanto

Kamis, 29 Januari 2015 | 09:31 WIB
IJTI Papua Sesalkan Polisi Intimidasi Wartawan Jaya TV
Ilustrasi anggota polisi (Antara/Pradita Utama)

Suara.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Papua sesalkan tindakan oknum anggota polisi yang diduga mengintimidasi wartawan yang meliput penangkapan tiga warga sipil terkait dugaan kepemilikan 500 butir amunisi di areal Papua Trade Center Jayapura.

Kepala Bidang Advokasi dan Kesejahteraan IJTI Papua, Chanry Andrew Suripatty, mengatakan seharusnya tindakan mengintimidasi, menghalangi, dan merampas properti jurnalis yang sedang menjalankan tugas profesinya tidak harus terjadi dalam setiap peristiwa.

Intimidasi terhadap jurnalis terjadi saat aksi penyergapan tiga warga sipil di PTC, dimana salah seorang jurnalis televisi ingin mengambil gambar detik-detik penangkapan warga yang diduga membawa 500 butir amunisi untuk di-suplay ke kelompok kriminal bersenjata pimpinan Purom Wenda yang selama ini beraksi di wilayah Kabupaten Lani Jaya, Rabu (28/1/2015).

Sayangnya, ketika jurnalis berada di posisi yang strategis untuk mengambil gambar, tiba-tiba datang oknum polisi berpakaian preman menghalangi dan merampas kamera.

Menurut Chanry, seyogyanya kedua pihak yakni aparat dan jurnalis harus saling menghargai dan menghormati dalam melaksanakan tugas di lapangan. Wartawan harus memahami situasi saat itu dan polisi juga seharusnya tidak langsung bertindak arogan.

"Karena wartawan bekerja berdasarkan undang-undang, polisi pun demikian, jadi intinya semua pihak dalam menjalankan tugas harus profesional, dan juga untuk wartawan harus selalu ingat akan soal safety jurnalis," katanya.

Chanry mengatakan kejadian ini adalah situasional sehingga tidak perlu menjadi polemik mengingat insan pers dan polisi adalah mitra. Namun, yang menjadi catatan, polisi juga harus memahami kinerja pers, dan sebaliknya wartawan juga harus memahami situasi yang ada.

"Intinya ada pada sikap saling menghargai dan memahami skop kerja masing-masing. Agar ke depan tidak terjadi hal-hal seperti itu, pesan saya, wartawan dalam menjalankan tugas, harus tetap menjaga safety jurnalis, walaupun wartawan dilindungi undang-undang, karena kejadian tadi, aparat kepolisian juga sedang melakukan tugas sangat berat, jadi suasana agak tegang. Mungkin polisi tidak mengenal wartawan, karena situasional sehingga polisi berupaya menjaga keamanan ekstra dalam tugas penggerebekan tadi," kata dia.

Selanjutnya, Chanry berharap pimpinan Polri harus memberikan pemahaman kepada anggotanya tentang tugas wartawan. Begitu juga dengan wartawan harus pintar-pintar menjaga keamanan diri dalam melaksanakan tugas jurnalisnya.

Sementara Surya, juru kamera Jaya TV yang menjadi korban mengaku tidak hanya dihalangi serta perampasan kamera, namun juga sempat ditodong senjata api oleh oknum yang belum diketahui identitasnya itu.

"Dia gertak sambil menodong senjata. Kemudian kamera saya diambil dan sempat ditahan beberapa lama,setelah saya koordinasi dengan Komandan Tim nya baru kamera bisa diambil itupun gambar sudah dihapus," ujar Surya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis

Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis

Foto | Sabtu, 03 Mei 2014 | 15:43 WIB

Terkini

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×