TNI di Papua Berbagi Cangkul dengan Petani

Pebriansyah Ariefana

Senin, 02 Februari 2015 | 15:16 WIB
TNI di Papua Berbagi Cangkul dengan Petani
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan bersama Gubernur Papua Abraham Atururi tandatangani MoU ketahanan pangan. (suara.com/Lidya Salmah)

Suara.com - Tentara Nasioal Indonesia (TNI) di Papua diwajibkan membantu petani untuk menyukseskan program nasional swasembada pangan. Nantinya para tentara turun ke sawah dengan menjadi penyuluh pertanian.

Kodam XVII/Cenderawasih akan memberdayakan menurunkan 2.657 bintara pembina desa (Babinsa) TNI AD. Ini bantuan TNI ini sebagai mengantisipasi kekurangan penyuluh pertanian.

Untuk menjalankan rencana itu, Kodam XVII/Cenderawasih bersama Gubernur Papua Barat Abrahan Atururi dan Gubernur Papua yang diwakili Asisten III Setda Provinsi Papua Rosita Upessy meneken MoU soal ketahanan pangan. Penandatanganan itu dilakukan di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Papua, Senin (2/2/2015).

Panglima Kodam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan menjelaskan keterlibatan prajurit itu mengacu pada aturan UU TNI Nomor 34 Tahun 2004. TNI melakukan operasi militer selain perang sehingga prajurit TNI bisa membantu pemerintah dalam hal apa saja. Khususnya mendukung program nasional swasembada pangan ini.

"Dengan adanya program ini Kepala Staf TNI AD mempunyai suatu kebijakan bahwa kita (TNI AD) harus mendukung program nasional ini dengan memberdayakan seluruh Babinsa sehingga dalam kurun waktu 3 tahun ke depan keinginan Bapak Presiden bisa tercapai yakni kita sudah bisa swasembada pangan," kata Fransen.

Saat ini Kodam Cenderawasih sedang mendorong kepala daerah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat untuk mengusulkan adanya kekhususan dalam menetapkan harga jual padi dari tingkat petani. Sehingga dapat menggairahkan mereka untuk menanam.

"Dari laporan yang kami terima harga padi ditingkat petani hanya Rp 6.000 perkilogram. Tapi kalau harga jual dinaikkan menjadi Rp 10.000 perkilogram kami pastikan petani lebih bersemangat," ucapnya.

Bantuan penyuluh petani itu nantinya akan terfokus di kawasan Kabupaten Merauke dan Manokwari. "Memang Merauke merupakan kawasan lumbung pangan namun perlu disiapkan segalanya baik itu bibit, pupuk maupun irigasinya," kata dia.

Sementara itu Gubernur Papua Barat Abraham Atururi siap mendukung program ketahanan pangan dengan meminta masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur atau nganggur.

"Mudah-mudahan masyarakat mau kembali bercocok tanam karena selain dapat menambah penghasilan  juga mengurangi tingkat pengangguran," kata Abraham. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merauke Optimis Bisa Panen 42.500 Ha Padi di 2015

Merauke Optimis Bisa Panen 42.500 Ha Padi di 2015

News | Senin, 02 Februari 2015 | 11:05 WIB

Warga Papua Protes Pembangunan Markas Brimob di Jayawijaya

Warga Papua Protes Pembangunan Markas Brimob di Jayawijaya

News | Selasa, 27 Januari 2015 | 15:32 WIB

Anggaran Minim, Asmat dan Keerom Terancam Gagal Pemilukada 2015

Anggaran Minim, Asmat dan Keerom Terancam Gagal Pemilukada 2015

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 09:39 WIB

Tahun 2015, Hanya 4 Kabupaten di Papua yang Gelar Pilkada

Tahun 2015, Hanya 4 Kabupaten di Papua yang Gelar Pilkada

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 05:15 WIB

Terkini

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:31 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

5 Skenario AI Musnahkan Semua Umat Manusia di Bumi

5 Skenario AI Musnahkan Semua Umat Manusia di Bumi

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Terjun Bebas Pagi Ini ke Level 6.364

IHSG Terjun Bebas Pagi Ini ke Level 6.364

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:16 WIB

4 Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor

4 Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 09:15 WIB

Praktis! 5 Tone Up Body Spray Ini Bikin Kulit Cerah dan Glowing Seketika

Praktis! 5 Tone Up Body Spray Ini Bikin Kulit Cerah dan Glowing Seketika

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 09:10 WIB

2 Buruh Pelabuhan Tewas Terlempar Crane ke Laut Singapura

2 Buruh Pelabuhan Tewas Terlempar Crane ke Laut Singapura

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:07 WIB

×