Polisi Buron Pemilik Rekening 1 Triliun Ternyata Belum Dipecat

Laban Laisila

Senin, 02 Februari 2015 | 16:02 WIB
Polisi Buron Pemilik Rekening 1 Triliun Ternyata Belum Dipecat
Ilustrasi tangan diborgol. (Shutterstock)

Suara.com - Kapolda Papua Barat Brigjen Polisi Paulus Waterpauw meminta Labora Sitorus sebaiknya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Sorong.

Labora Sitorus, polisi pemilik rekening gendut Rp1 triliun, yang kabur dari Lapas Sorong dan kini menjadi buronan itu juga diminta menjalani proses hukum.

“Kami berkomitmen untuk membantu Kejari Sorong untuk menangkap LS. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga agar LS menyerahkan diri,” kata Paulus Waterpauw ketika dihubungi lewat telepon selularnya, Senin (2/2/2015)

Menurut Paulus Waterpauw, saat ini Labora Sitorus masih berstatus sebagai anggota Polri dengan pangkat Aiptu karena yang bersangkutan belum menjalani sidang kode etik terkait pemecatannya sebagai anggota Polri.

"Saat ini berkas perkaranya sudah berada di Polda Papua. Dia (LS) masih menjalani proses pidana, maka belum dilakukan sidang kode etik. Sesuai aturan, dia akan diberhentikan dengan tidak hormat,” bebernya.

Sementara Kapolda Papua Irjen Polisi Yotce Mende mengatakan bahwa ia telah mengerahkan anak buahnya untuk membantu Polda Papua Barat mencari keberadaan Labora Sitorus.

 “Polda Papua Barat kan sudah terbentuk, sehingga otomatis pengejaran dilakukan oleh Polda Papua Barat, meskipun penyidikannya dilakukan oleh Polda Papua. Tetapi saya telah kirimkan 2 penyidik untuk bantu pencarian LS,” ujar Yotje.

Pengadilan Negeri Sorong, Papua, sebelumnya telah memvonis Labora dua tahun penjara dan denda hanya Rp50 juta karena telah melanggar Undang-Undang Migas dan Undang-Undang Kehutanan.

Kemudian Mahkamah Agung menerbitkan putusan nomor 1081.K/TIB/PUS/2014/MA/RI tanggal 13 september 2014, menetapkan terdakwa Labora Sitorus terbukti telah melakukan tindak pidana dan secara bersama segaja membeli hasil hutan yang diketahui dari kawasan hutan yang diambil secara tidak sah.

Karena masa penahanan Labora akan  berakhir pada  23 Oktober 2014 lalu, sehingga Kejari Sorong memerintahkan jaksa tertanggal 21 Oktober 2014 untuk dieksekusi.

Sayangnya pihak Lapas Sorong  gagal mengeksekusi karena Labora tidak berada di Lapas sejak Maret 2014 dengan alasan sakit, tetapi hingga waktu eksekusi Labora tak juga muncul dan akhirnya ditetapkan sebagai daftar pencarian orang. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Buronan, Labora Sitorus Diyakini Masih Ada di Sorong

Jadi Buronan, Labora Sitorus Diyakini Masih Ada di Sorong

News | Senin, 02 Februari 2015 | 13:37 WIB

Terkini

Fenomena Hujatan Massal di Medsos: Kenapa Orang Lebih Berani Jahat di Kolom Komentar?

Fenomena Hujatan Massal di Medsos: Kenapa Orang Lebih Berani Jahat di Kolom Komentar?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:51 WIB

Bukan Anti-Sains, Ini Maksud Sebenarnya Kritik Prabowo Soal Pakar Menurut Pigai

Bukan Anti-Sains, Ini Maksud Sebenarnya Kritik Prabowo Soal Pakar Menurut Pigai

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:51 WIB

IHSG Masih Lesu ke Level 6.200, BBCA Masih Merah

IHSG Masih Lesu ke Level 6.200, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:50 WIB

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

×