Jelang Kongres PAN, Hatta Ingatkan Kader Jangan Saling Serang

Siswanto

Jum'at, 06 Februari 2015 | 09:20 WIB
Jelang Kongres PAN, Hatta Ingatkan Kader Jangan Saling Serang
Hatta Rajasa usai memberikan pembekalan anggota Fraksi PAN di DPR, Jakarta, Rabu (15/10). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Menjelang Kongres IV  PAN di Bali tanggal 28 Februari 2015, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan agar para kader jangan sampai menghabiskan energi untuk kampanye hitam atau saling menyerang demi memilih ketua umum.

"Tentu Kongres sangat penting artinya bagi kelangsungan partai. Banyak hal yang harus kita bicarakan dalam forum tersebut. Dan janganlah energi kita dihabiskan hanya untuk semata-mata memilih ketua umum, walaupun itu penting," demikian pernyataan Hatta yang disampaikan di Twitter pribadi, @hattarajasa, Jumat (6/2/2015).

Hatta menekankan bahwa langkah negatif semacam itu bukanlah etika dan moralitas yang baik serta bukan karakter PAN.

"Saya mengajak keluarga besar PAN, utamanya peserta kongres, untuk melakukan kajian kritis terhadap platform partai, yang lebih membumi dan mencerminkan partai modern, egaliter yang membawa semangat kebersamaan serta untuk memberikan jawaban terhadap tantangan bangsa, serta peradaban masa depan," kata Hatta.

Hatta mengajak para kader PAN untuk mencermati perkembangan bangsa terkini dan ke depan. Selain itu juga mencermati situasi perekonomian global yang masih belum stabil dan memberikan dampak bagi perekonomian dalam negeri.

"Tentu tidak ringan persoalan yang dihadapi bangsa kita, mulai dari memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," katanya.

Itu sebabnya, Hatta menginginkan agar Kongres 28 Februari dapat memberikan masukan-masukan konstruktif bagi pemerintah dalam menjawab tantangan tersebut. Ia mengajak kader untuk selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, di atas kepentingan yang lain.

Dalam konteks perhelatan Kongres PAN, Hatta pun mengajak agar para kader mengedepankan semangat persaudaraan, menghindarkan perpecahan, mengedepankan sikap rasionalitas, argumentatif, yang kesemuanya harus diarahkan untuk kebesaran partai.

"Saya yakin, kongres di Bali nanti akan menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik bagi kemajuan partai yang pada akhirnya kita dedikasikan untuk membangun bangsa yang kita cintai," kata Hatta.

Di akhir pernyataan di Twitter, Hatta mengutip syair dari The Beatles, “The long and winding rRoad, that lead to your door.”

"Jalan itu memang panjang sekali dan berliku, tapi jalan itulah yang memimpin kita untuk sampai ke depan rumah kita. Jangan pernah lelah untuk menempuh perjalanan yang panjang dan berliku. Karena jalan itulah yang akan membimbing kita sampai pada tujuan," kata Hatta.

Beberapa waktu yang lalu, Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais mengakui saat ini ada tiga calon yang akan bersaing memperebutkan posisi ketua umum pada Kongres IV PAN. Mereka adalah Hatta Radjasa, Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI), dan Drajat Wibowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mungkinkah PAN Pecah Jelang Pergantian Ketua Umum?

Mungkinkah PAN Pecah Jelang Pergantian Ketua Umum?

News | Jum'at, 30 Januari 2015 | 15:41 WIB

Taufik Kurniawan Ditunjuk Jadi SC Kongres Pemilihan Ketum PAN

Taufik Kurniawan Ditunjuk Jadi SC Kongres Pemilihan Ketum PAN

News | Senin, 12 Januari 2015 | 22:44 WIB

Terkini

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×