Ini 10 Menteri Jokowi yang Paling Sering Blusukan

Laban Laisila

Sabtu, 07 Februari 2015 | 00:29 WIB
Ini 10 Menteri Jokowi yang Paling Sering Blusukan
Foto Bersama Kabinet Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. [Antara]

Suara.com - Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang mengatakan sejak 23 Oktober 2014 hingga 6 Februari 2015 kinerja dan aksi blusukan Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat perhatian media massa, bahkan sepuluh menteri mengikuti jejak Jokowi.

"Ada 10 nama menteri yang paling banyak diekspose dalam pemberitaan terkait blusukan," ujarnya saat menyampaikan hasil pemantauan media terkait "Blusukan Kabinet Kerja dalam Bingkai Media", di Jakarta, Jumat (6/2/2015).

I2 mencatat ada sekitar 2.754 pemberitaan mengenai aksi blusukan menteri Kabinet Jokowi-JK, yang dimuat 343 media di seluruh Indonesia, baik nasional maupun lokal. Indonesia Indicator adalah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence).

Menurut dia, blusukan menteri, lengkap dengan berbagai cara, seperti lompat pagar, memperoleh sorotan tajam di media hingga 44,7 persen atau 2.754 berita dari total 6.159 pemberitaan yang bertema blusukan.

"Aktivitas ini menjelaskan bahwa para menteri terlihat perlu untuk melakukan sesuatu yang ekstravaganza atau di luar kebiasaan demi mendapat panggung di media," papar Rustika.

Kesepuluh nama menteri yang aksi blusukannya paling terekspose media itu adalah Susi Pudjiastuti (246), Marwan Jafar (196), Ignasius Jonan (188), Yuddy Chrisnandi (178), Amran Sulaiman (167), Rachmat Gobel (147), Siti Nurbaya (123), Rini Soemarno (123), Hanif Dhakiri (111), dan Tjahjo Kumolo (97).

"Dari 10 Menteri yang diekspos dalam pemberitaan tentang blusukan, Susi Pudjiastuti memiliki ekspos tertinggi, disusul oleh Marwan Jafar dan Ignasius Jonan. Sejauh tiga nama tertinggi memiliki sentimen positif dari publik," katanya.

Rustika memaparkan, istilah blusukan mulai dipopulerkan saat Mendag masa Gita Wirjawan berkunjung ke Pasar Gede, Kota Solo. Namun, kata dia, istilah blusukan mulai menjadi political brand Jokowi saat Pilgub DKI Jakarta pada 22 April 2012.

Pada September 2012 istilah blusukan semakin melekat dengan Jokowi. Sebenarnya, kata dia,aksi blusukan sudah ada di jaman Presiden Soeharto dengan nama turba (turun ke bawah). Pada masa Reformasi berganti dengan nama sidak (inspeksi mendadak).

"Belakangan muncul dengan istilah blusukan. Berbeda dengan dua tema di atas yang berorientasi pada fungsi kontrol, blusukan lebih pada upaya melihat dan mendengarkan," tutur Rustika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nama Badrodin dan Budi Waseso Diminta Dihapus dalam Bursa

Nama Badrodin dan Budi Waseso Diminta Dihapus dalam Bursa

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 17:58 WIB

Bila KPK Bubar, Presiden 'Cacat Moral'

Bila KPK Bubar, Presiden 'Cacat Moral'

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 17:13 WIB

Fahri Hamzah: Soal BG Tinggal Angkat Lalu Copot, Kok Susah Amat!

Fahri Hamzah: Soal BG Tinggal Angkat Lalu Copot, Kok Susah Amat!

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 16:53 WIB

Ada Tambahan Nama di Bursa Calon Kapolri?

Ada Tambahan Nama di Bursa Calon Kapolri?

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 16:42 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:56 WIB

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:51 WIB

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

×