Disinyalir Tak Berizin, Ponsel OPPO Tetap Beredar di Jayapura

Siswanto

Minggu, 08 Februari 2015 | 20:28 WIB
Disinyalir Tak Berizin, Ponsel OPPO Tetap Beredar di Jayapura
OPPO R5 (Oppo)

Suara.com - Kepolisian Daerah Papua telah menyita sekitar lima ribu ponsel pintar merk Oppo karena disinyalir beredar ke pasar tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Di tengah proses penanganan kasus tersebut, ternyata ponsel tersebut masih bebas beredar di sebagian toko gadget di Kota Jayapura.

Salah satu karyawan toko ponsel di pusat perbelanjaan elektronik di Kota Jayapura mengaku tetap menjual Oppo karena tidak tahu polisi telah menarik ponsel OPPO dari pasaran.

"Wah saya kurang tahu, karena di konter kami masih menjual HP (handphone) Oppo," kata karyawati bernama Selfie ini kepada suara.com di Jayapura, Minggu (8/2/2015).

Selfie mengungkapkan Oppo smartphone sejak dipasarkan di Jayapura digandrungi masyarakat dari berbagai kalangan karena berbagai kelebihan yang dimiliki. Saking larisnya, kata Selfie, dalam sehari tokonya bisa menjual empat sampai tujuh unit.

"Kenapa OPPO sekarang banyak dikenal masyarakat luas karena produknya bagus dan penggunaannya lebih mudah," kata Selfie. "Pokoknya kata pelanggan sih hasil fotonya oke, apalagi mereka yang doyan narsis. Kemudian juga OPPO selalu ada harga promo sehingga masyarakat seperti dimanjakan, ya karena ada program cashback-nya gitu."

Di konter ponsel yang didatangi suara.com, varian OPPO yang beredar, di antaranya OPPO Joy, OPPO Find Mirror, OPPO Find 5 16GB serta OPPO seri terbaru, yakni OPPO R5.

"Seperti OPPO Find 5 16GB harga normalnya Rp5,499 juta, tapi pelanggan mendapat cashback Rp2,2 juta sehingga harganya tinggal Rp3,299 juta," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende telah memerintahkan anggotanya untuk mengusut kasus peredaran ponsel merk OPPO.

"Saya sudah perintahkan Reskrimsus untuk mengusut masuknya barang ponsel tersebut sampai tuntas,” kata Yotje, Rabu (4/2/2015).

Dari hasil laporan yang diterima Kapolda, tim Reskrimsus sudah menetapkan lima orang tersangka atas kasus tersebut.

“Tim Reskrimsus sudah saya perintahkan untuk mengusut tuntas ponsel merk Oppo itu sampai tuntas. HP itu berasal dari Cina, jika perlu harus ditelusuri sampai ke Cina, siapa pemasoknya dan bagaimana bisa masuk hingga ke Jayapura,” katanya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribuan Ponsel Oppo Ilegal Beredar di Kota Jayapura

Ribuan Ponsel Oppo Ilegal Beredar di Kota Jayapura

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2015 | 17:07 WIB

Terkini

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 16:46 WIB

×