Ahok Belum Yakin Deep Tunnel Atasi Banjir Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 14 Februari 2015 | 16:43 WIB
Ahok Belum Yakin Deep Tunnel Atasi Banjir Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih belum yakin proyek deep tunnel atau terowongan raksasa di dalam tanah bisa atasi banjir Jakarta.

Ahok sudah menanyakan kepada pencetus deep tunnel ini soal alur sistem aliran air. Terutama cara mengeluarkan air dari terowongan langsung ke laut, tanpa melalui waduk. Sebab permukaan tanah Jakarta ada di bawah laut.

"Sampai sekarang belum jawab (pertanyaan) saya. Saya tanya sama mereka, bagimana mengeluarkan air deep tunnel yang begitu besar tanpa waduk keluar ke laut?" kata Ahok di Hotel Sun City, Hayam Wuruk, Jakarta Barat," Sabtu (14/2/2015).

"Kamu kenapa butuh waduk? supaya kapasitas pompa kamu nggak usah besar kamu kosongn dulu kaya tempayan. Jadi kaya waduk Pluit. Kalau normalisasinya selesai kita bisa nampung 1,7 juta kubik air," tambah Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengatakan salah satu penyebab Jakarta masih terendam banjir karena sistem pengairan atau drainase yang buruk. Ukuran selokan di Jakarta kecil.

"Nggak bisa besarin juga. Sudah jadi rumah orang," jelas dia.

Sebelumnya, wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sangat meyakini pemerintah provinsi (Pemprov) DKI dapat membangun Deep Tunnel atau terowongan multifungsi. Dengan harapkan mampu mengurangi banjir dan kemacetan, terlebih akan menggandeng pihak swasta untuk pembangunannya.

"Sangat memungkinkan. Dia (Deep Tunnel) akan bantu banjir, membantu Banjir kanal barat dan BKT," kata Djarot Jumat (13/2/2015) kemarin.

Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, Banjir Kanal Timur (BKT) yang kini ada belum dapat berfungsi secara maksimal untuk mengatasi banjir akibat hujan lokal dan aliran dari hulu di Jakarta.

"Sekarang bukan belum kita fungsikan secara maksimal. karena sodetan kali ciliwung ke BKT itu msh 20 atau 30 persen. Ini harus kita kebut, kita kerjakan supaya bisa maksimal," kata Djarot.

Sebelumnya Djarot berfikir, proyek pembangunan terowongan multifungsi akan menggunakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun ia menegaskan sudah ada pihak swasta yang berminat untuk membangun.

"Saya tekankan, ini investasi, ini betul-betul dari luar. Kita bisa gandeng pihak swasta. Sudah bisa bangun ini," ucap Politisi PDI Perjuangan itu.

"Sudah ada (swasta yang berminat), nanti kita akan sampaikan sekarang lagi dikaji technical plan sama bussiness plan. Dalam bulan April semoga bisa kita selesaikan kajiannya itu. Lokasinya nanti," tutup Djarot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot: Ada Swasta yang Siap Bangun Terowongan di Jakarta

Djarot: Ada Swasta yang Siap Bangun Terowongan di Jakarta

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 16:43 WIB

Jakarta Lobi Pemerintah Pusat Bangun Terowongan

Jakarta Lobi Pemerintah Pusat Bangun Terowongan

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 16:08 WIB

Daftar Pemukiman di Jakarta yang Masih Jadi "Kolam"

Daftar Pemukiman di Jakarta yang Masih Jadi "Kolam"

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 12:49 WIB

Terkini

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

×