Tengkorak Manusia di Gua-gua Raja Ampat Banyak yang Raib

Siswanto

Senin, 16 Februari 2015 | 20:26 WIB
Tengkorak Manusia di Gua-gua Raja Ampat Banyak yang Raib
Ilustrasi: Mahasiswa Papua melakukan ritual Bakar Batu di Asrama Mahasiswa Papua di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/12). (Antara)

Suara.com - Balai Arkeologi Jayapura, Provinsi Papua, menduga lapangan terbang perintis di wilayah pedalaman Papua selama ini digunakan sebagai jalur penyelundupan benda-benda bernilai budaya ke luar negeri.

"Lapangan terbang perintis yang rawan penyelundupan benda budaya Papua, antara lain lapangan terbang Kapeso, Dabra dan Kasonaweja di Kabupaten Mamberamo Raya serta Kobakma, dan Kelila di Kabupaten Mamberamo Tengah," kata staf peneliti Balai Arkeologi Jayapura di Kota Jayapura, Senin (16/2/2015).

Lapangan terbang lain yang diduga menjadi tempat penyelundupan adalah Mararena di Kabupaten Sarmi, Bokondini, Apalapsili, dan Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang. Selain itu, juga lapangan terbang Illaga, Sinak, Tiom dan Ilu di Kabupaten Puncak, Yuruf di Kabupaten Jayawijaya, dan Asmat di Kabupaten Asmat.

"Lapangan terbang ini hanya bisa didarati pesawat terbang propeler tipe Twin Otter dan helikopter. Lapangan terbang perintis ini tidak dilengkapi dengan peralatan detektor X-ray," ujarnya.

Menurut Suroto benda budaya asal Papua memiliki nilai jual tinggi di luar negeri.

"Tiga bulan yang lalu tengkorak asal Asmat dilelang di Australia. Bahkan, tengkorak manusia di gua-gua Raja Ampat hilang, yang diduga diambil oleh wisatawan asing," katanya seraya menambahkan artefak kapak batu asal Sentani, Kabupaten Jayapura, juga diperjualbelikan sampai Jerman

"Benda-benda budaya Papua ini bisa lolos ke luar negeri, dari pedalaman Papua diduga dibawa melalui jalur penerbangan perintis, kemudian dilanjutkan jalan darat atau jalur laut ke Papua Nugini," katanya.

Untuk mengantisipasi penyelundupan berlangsung terus, kata Suroto, perlu dilakukan pencegahan dengan pengawasan dan pemeriksaan ketat oleh instansi terkait, seperti Bea Cukai di wilayah perbatasan dengan Papua Nugini.

"Selain itu perlu sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya ke masyarakat pemilik budaya, agar tidak menjual artefak Papua ke pihak asing," katanya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Polisi Jual Peluru, Polda Papua Sidak Gudang Senjata

Buntut Polisi Jual Peluru, Polda Papua Sidak Gudang Senjata

News | Senin, 16 Februari 2015 | 16:53 WIB

Polda Siap Amankan Pemindahan Dua Terpidana Mati "Bali Nine"

Polda Siap Amankan Pemindahan Dua Terpidana Mati "Bali Nine"

News | Senin, 16 Februari 2015 | 12:53 WIB

Sriwijaya FC Tundukkan Persiram Raja Ampat

Sriwijaya FC Tundukkan Persiram Raja Ampat

Bola | Minggu, 15 Februari 2015 | 23:05 WIB

Sebut Lebih Cantik Dari Orang Papua, Cita Citata Panen Hujatan

Sebut Lebih Cantik Dari Orang Papua, Cita Citata Panen Hujatan

Entertainment | Minggu, 15 Februari 2015 | 17:16 WIB

Bawa Dokumen Kemerdekaan, Aktivis Papua Ditangkap

Bawa Dokumen Kemerdekaan, Aktivis Papua Ditangkap

News | Minggu, 15 Februari 2015 | 23:24 WIB

Terkini

Khotbah dari Bawah Mimbar: Dakwah Sederhana yang Diam-diam Sampai ke Hati

Khotbah dari Bawah Mimbar: Dakwah Sederhana yang Diam-diam Sampai ke Hati

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Rekening Diblokir Bukan Berarti Nasabah Bersalah, YLKI Ingatkan Bank Soal Hak Konsumen

Rekening Diblokir Bukan Berarti Nasabah Bersalah, YLKI Ingatkan Bank Soal Hak Konsumen

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Korban Tewas Tembus 103 Jiwa! Prabowo Baru Tinjau Gempa NTT di Hari ke 11 Setelah Kejadian

Korban Tewas Tembus 103 Jiwa! Prabowo Baru Tinjau Gempa NTT di Hari ke 11 Setelah Kejadian

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani

Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas

Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas

Lampung | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:06 WIB

5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki

5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta

Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:58 WIB

×