Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI

Dwi Bowo Raharjo | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Senin, 25 Mei 2026 | 12:33 WIB
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
Warga berolahraga saat Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Petugas Satpol PP menertibkan pedagang es krim di kawasan Bundaran HI saat Car Free Day, Minggu 24 Mei 2026.
  • Kepala Satpol PP DKI Jakarta menegaskan bahwa kawasan CFD harus steril dari seluruh pedagang kaki lima tanpa terkecuali.
  • Pemerintah membantah penyitaan barang dan mengarahkan pedagang untuk berjualan di lokasi yang telah ditetapkan sesuai aturan berlaku.

Suara.com - Rekaman video penertiban pedagang es krim oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, viral di media sosial dan memantik perdebatan publik, Minggu (24/5/2026) pagi.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah petugas yang terkesan seperti menarik paksa sepeda milik pedagang di tengah lalu lalang warga yang tengah menikmati suasana Car Free Day (CFD).

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, angkat bicara untuk meluruskan polemik yang berkembang di masyarakat.

"Yang pasti CFD dari dulu tidak pernah boleh ada pedagang kaki lima, steril. Kebetulan dia agak nekat aja pedagang ini," ujar Satriadi saat dikonfirmasi.

Namun Satriadi menegaskan, petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang santun dan profesional selama penertiban berlangsung.

"Kami coba humanis dan profesionalis, kan Satpol PP lebih ke humanis. Saat di video anglenya ada warga yang ngebela, nah sebenarnya kami jelasin ke warga, semua pedagang rata-rata di situ udah paham pada saat CFD tidak boleh," jelasnya.

Kemunculan seorang warga yang berupaya menghalangi petugas dinilai sebagai bentuk ketidaktahuan atas regulasi yang sudah lama berlaku di kawasan tersebut.

"Mungkin warga itu nggak tahu. Itu sebenarnya udah lama aturan CFD," kata Satriadi.

Satriadi turut membantah kabar bahwa sepeda pedagang disita, dan menegaskan petugas hanya meminta pedagang keluar dari jalur CFD.

Ia juga menekankan bahwa Pemprov DKI tidak melarang warga berdagang, melainkan mengarahkan mereka ke lokasi yang semestinya.

"Prinsipnya kami nggak larang mereka pedagang, tapi harus ke tempatnya. Jangan juga di trotoar, kan ada hak pengguna jalan yang terganggu, dan jangan di zona Sudirman-Thamrin yang jadi kawasan unggulan," tegasnya.

Satriadi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa aturan sterilisasi jalur utama saat CFD berlaku bagi seluruh pedagang tanpa terkecuali.

"Jangankan pedagang keliling, yang masyarakat jual di pinggir aja nggak boleh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Ternyata Bukan Kali Pertama WNA Jadi Sasaran Jambret di Bundaran HI

Ternyata Bukan Kali Pertama WNA Jadi Sasaran Jambret di Bundaran HI

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:02 WIB

Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia

Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:00 WIB

Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?

Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:45 WIB

Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga

Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:36 WIB

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:04 WIB

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

News | Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:46 WIB