Lion Air, Anggota DPR Minta Rusdi Kirana Dicopot dari Wantimpres

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 20 Februari 2015 | 14:28 WIB
Lion Air, Anggota DPR Minta Rusdi Kirana Dicopot dari Wantimpres
Penumpang Lion Air Serbu Terminal 3 Soetta Ambil Uang Ganti Rugi. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil ternyata juga menjadi salah satu calon penumpang yang terkena dampak delay pesawat Lion Air di Terminal 1B, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015) pagi.  

"Tadi pagi itu awalnya ada petugas di counter check in dan mereka berkerja seperti biasa. Tiba-tiba ada ratusan penumpang Lion yang gagal berangkat kemarin masuk lagi dan dengan marah meminta gara petugas yang di counter check in meninggalkan tempat itu. Akibatnya sebagian calon penumpang ada  yang telah memperoleh boarding pass dan ada yang tidak. Saya termasuk yang belum sempat mendapatkan boarding pass karena petugasnya duluan kabur," kata Nasir.

Nasir menambahkan calon penumpang yang telah mendapatkan boarding pass ternyata tidak bisa langsung diberangkatkan.

"Para calon penumpang yang mengenal saya sebagai anggota dewan meminta bantuan supaya menemui pihak Lion Air di bandara, tapi saat kami coba temui tidak ada satupun ada dari mereka. Calon penumpang tidak mendapatkan informasi apapun terkait masalah ini. Mereka terombang-ambing dalam ketidakpastian," kata Nasir.

Nasir menilai manajemen perusahaan Lion Air sangat buruk.

"Benar benar memalukan dan sangat amburadul manajemen Lion Air. Sangat pantas jika izin penerbangan Lion Air dicabut dan pemiliknya dicopot dari Wantimpres (Rusdi Kirana). Saya juga mencoba menghbungi staf khsuus Menteri Perhubungan, tapi belum bisa mendapatkan solusi sampai saya meninggalkan Terminal 1B," katanya.

Kemarin petang sampai malam, bahkan saat ini, para calon penumpang Lion Air di Cengkareng marah. Bahkan, semalam mereka ada yang membanting tong sampai dan membalik meja duty manager di Terminal 1A.

Pagi tadi, karena saking kesalnya dengan Lion Air, mereka sampai memblok Terminal 3 sehingga calon penumpang maskapai lain terpaksa dipindah ke Terminal 2. Mereka tambah marah karena menilai manajemen Lion Air tidak memberikan service yang baik ketika pesawat delay, bahkan mereka merasa ditelantarkan.

Delay Lion Air kali ini termasuk yang terparah karena terjadi selama beberapa hari berturut-turut dan waktunya sampai berjam-jam.

Melalui siaran pers, maskapai Lion Air menjelaskan keterlambatan beberapa penerbangan Lion Air sejak hari Rabu (18/2/2015) disebabkan oleh adanya tiga pesawat Lion Air yang terkena Foreign Object Damage.

Pesawat Lion Air yang terkena Foreign Object Damage antara lain satu pesawat di Semarang dan dua pesawat di Jakarta.

"Ada tiga pesawat kami yang kena Foreign Object Damage pada Rabu pagi dan hal ini menyebabkan rentetan jadwal penerbangan Lion menjadi terganggu. Terlebih lagi rusaknya tiga pesawat tersebut tepat pada saat musim puncak libur tahun baru imlek," kata Head of Corporate Secretary Lion Group Capt. Dwiyanto Ambarhidayat.

Atas keterlambatan sejumlah penerbangan akibat dampak kerusakan pesawat tersebut, pihak Lion Air pun menyampaikan permohonan maaf dan akan mengganti kerugian penumpang sesuai Permen 77.

"Atas nama management Lion Air, kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang kami dan kami pastikan kalau kami menjalankan Permen 77 mengenai ganti rugi penumpang serta telah memberikan pilihan untuk full refund," kata Dwiyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penumpang Lion Air Serbu Terminal 3 Soetta Ambil Uang Ganti Rugi

Penumpang Lion Air Serbu Terminal 3 Soetta Ambil Uang Ganti Rugi

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 13:44 WIB

Terkini

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:35 WIB

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

×