Pengamat: Delay Lion Air Cermin Bobroknya Industri Penerbangan

Esti Utami, Nikolaus Tolen

Sabtu, 21 Februari 2015 | 14:32 WIB
Pengamat: Delay Lion Air Cermin Bobroknya Industri Penerbangan
Penumpang di loket penjualan tiket Lion Air di Bandara Adi Soemarmo, Solo. (Antara)

Suara.com - Pengamat Penerbangan yang juga mantan KSAU, Marsekal (Purn) Chappy Hakim merasa senang dan bersyukur dengan adanya kejadian deley parah yang dialami pihak maskapai penerbangan Lion Air. Menurutnya, kejadian ini membuka sejumlah kebobrokandalam dunia penerbangan Indonesia yang dinilainya sudah lama terjadi, namun tak ada upaya untuk menyelesaikan.

"Delay panjang kemarin, saya sangat mensyukurinya, karena potensi terjadinya delay yang lebih besar dari itu sangat besar," kata Chappy dalam sebua diskusi di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu(21/2/2015).

Bahkan menurutnya, apabila kejadian ini tidak dialami oleh penumpang Maskapai yang salah satu pemiliknya adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden(Wantimpres) Rusdi Kirana tersebut, maka suatu saat akan terjadi delay yang tanpa batas.  Makanya ia menyambut positif, langkah pemerintah dalam hal ini Kementrian Perhubungan untuk menyelesaikan masalah ini.  

"Beyond delay akan terjadi kalau ini tidak terungkap. Saya sangat respek dengan kejadian ini, karena ada upaya untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya sambil memuji niat pemerintah.

Dan tidak hanya sampai disitu, dia bahkan mendesak Presiden Joko Widodo untuk terlibat langsung dan mengambil alih mengatasi masalah ini. Hal tersebut, katanya, berkaca dari keterlibatan Presiden Korea Selatan pada saat dunia penerbangan negeri ginseng tersebut kacau. Dengan campur tangan presiden, dunia penerbangan Korea Selatan mampu bangkit dan menjadi top di dunia penerbangan global.

"Presiden harus ambil alih untuk menyelesaikan masalah ini, seperti di Korsel dahulu, di mana kemudian Korean Airlines yang kacau bisa masuk maskapai penerbangan top di dunia global," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

×