Marak Begal, Polda Metro Bekuk Pencuri Spesialis Gedung Sekolah

Siswanto

Jum'at, 27 Februari 2015 | 12:48 WIB
Marak Begal, Polda Metro Bekuk Pencuri Spesialis Gedung Sekolah
Anggota polisi (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/Asf/mes)

Suara.com - Aparat Polda Metro Jaya membekuk dua sindikat pencuri berinisial RTS dan DDK spesialis barang berharga di gedung sekolah dan perkantoran.

"Ada dua pelaku dari dua kelompok spesialis pencurian dengan pemberatan yang menyasar gedung sekolah," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto di Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Heru mengungkapkan dua kelompok kejahatan tersebut beraksi pada malam hari dalam kondisi gedung sekolah dan perkantoran kosong atau tanpa penjagaan.

Setelah membobol gerbang dan pintu, para pelaku menggasak barang berharga yang berada di gedung seperti komputer, televisi, komputer jinjing (laptop), bahkan uang tunai.

Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi menjelaskan petugas meringkus RTS di rumah kontrakannya, Jalan Legoso, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Sabtu (21/2/2015).

Selanjutnya, polisi menangkap DDP di Jalan Kelapa Ciung Hambulu, Parung, Bogor, pada Minggu (22/2/2015).

Didik mengungkapkan DDK berperan sebagai pimpinan kelompok dan RTS merupakan eksekutor pencurian barang berharga.

Para tersangka mensurvei gedung sekolah maupun perkantoran yang tidak dijaga petugas satuan keamanan.

Setelah menemukan sasaran, pelaku masuk gedung dengan cara mencongkel jendela ruangan menggunakan linggis.

Tersangka RTS diduga terlibat pencurian uang tunai Rp148 juta dan 10 unit laptop milik SMAN 47 Jakarta Selatan pada 12 Februari 2015.

Selanjutnya, pelaku menjual barang curian kepada seorang penadah SWL yang saat ini berstatus daftar pencarian orang.

Dalam aksinya, RTS berkomplot dengan enam pelaku yang masih buron yakni RLG (pimpinan kelompok), DK, DD, MNX, RZ dan RF.

Komplota RTS pernah juga membobol Kantor Dinas Pertanian di Kasablanka Kuningan Jakarta Selatan, Taman Kanak-kanak (TK) dan SMP yang terletak di daerah Pasar Parung  dan perkantoran di Citayem, Depok, Jawa Barat.

Sementara tersangka DDK terkait kasus pencurian uang tunai Rp75 juta, 14 gram perhiasan emas dan dua unit laptop di MAN 4 Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada 10 Januari 2015.

DDK dikenal sebagai pimpinan dan tiga anggotanya yang buron yaitu DD, DNK dan NWR. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Tangkap 244 Penjahat, Termasuk Kawanan Begal Motor

Polda Metro Tangkap 244 Penjahat, Termasuk Kawanan Begal Motor

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 11:29 WIB

Kapolda: Polisi Tak Segan Tembak Mati Begal

Kapolda: Polisi Tak Segan Tembak Mati Begal

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 00:12 WIB

Ini Daerah Rawan Begal Motor di Jakarta Timur

Ini Daerah Rawan Begal Motor di Jakarta Timur

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 17:55 WIB

Jusuf Kalla: Begal Motor Lebih Seram dari Kekerasan di Papua

Jusuf Kalla: Begal Motor Lebih Seram dari Kekerasan di Papua

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 17:42 WIB

4 Kisah Begal Bernasib Tragis dari Seantero Dunia

4 Kisah Begal Bernasib Tragis dari Seantero Dunia

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 13:50 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×