Jusuf Kalla: Begal Motor Lebih Seram dari Kekerasan di Papua

Siswanto | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2015 | 17:42 WIB
Jusuf Kalla: Begal Motor Lebih Seram dari Kekerasan di Papua
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Aksi begal sepeda motor di daerah sekitar Ibu Kota Jakarta, rupanya lebih menyeramkan dibandingkan dengan sejumlah aksi kekerasan yang sempat terjadi di Papua. Hal itu dikatakan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika menjadi pembicara kunci dalam Kongres KNPI ke XIV di Jayapura, Papua, Kamis (26/2/2015).

Dari kacamata Kalla, Papua merupakan daerah aman, tidak seperti yang dibayangkan khalayak ramai selama ini.

“Saya sangat setuju, bahwa apa yang selalu dipikirkan orang di luar Papua bahwa daerah Papua menyeramkan dan tidak kondusif, adalah pikiran yang salah. Papua adalah daerah aman, sama dengan daerah lain di Indonesia. Papua juga merupakan daerah yang damai dan kaya akan potensi alamnya,” kata Kalla.

Kalla pun berharap dengan digelarnya kongres pemuda seluruh Nusantara ini, masyarakat yang sudah pernah datang ke Papua bisa menjadi juru bicara kepada bangsa dan dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa besar.

"Selama ini juga banyak yang mengatakan bahwa Papua letaknya jauh. Sekarang harus dilihat, Papua jauh dari mana? Ya kalau dari Makassar, letak Papua dekat. Papua juga dekat dari Manado. Jadi jangan selalu melihat letak Papua itu dari Jakarta atau Sumatera. Saya tidak pernah melihat Papua itu letaknya jauh," katanya.

Gubernur Papua Lukas Enembe menambahkan masyarakat di Papua yang begitu heterogen ini, hampir tidak memiliki perbedaan pandangan baik itu dari etnis, suku hingga agama. Sejak provinsi ini terbentuk, masyarakat selalu mengedepankan toleransi antarsesama.

Enembe mengatakan Papua sekarang berbeda dengan 50 tahun yang lalu. Papua sekarang aman, salah satu buktinya Kongres KNPI di Papua berjalan lancar.

"Pemerintah Papua juga terus akan berupaya membuktikan Papua adalah wilayah yang aman dari gangguan keamanan, salah satunya menyelenggarakan PON 2020 mendatang. Yang pasti sekali lagi, Papua ini aman dan kami selalu menjaga kedamaian di tanah ini,” kata Enembe. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Begal Motor, Walkot Bogor Minta Muspida Ikut Patroli

Marak Begal Motor, Walkot Bogor Minta Muspida Ikut Patroli

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 16:09 WIB

4 Kisah Begal Bernasib Tragis dari Seantero Dunia

4 Kisah Begal Bernasib Tragis dari Seantero Dunia

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 13:50 WIB

Cegah Begal Aksi Lagi, Ahok: Intel sudah Disebar di Kampung

Cegah Begal Aksi Lagi, Ahok: Intel sudah Disebar di Kampung

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 12:08 WIB

Polisi Buru Penyebar Broadcast "Hoax" Soal Begal Motor

Polisi Buru Penyebar Broadcast "Hoax" Soal Begal Motor

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 09:53 WIB

Broadcast Begal Pondok Aren akan Balas Dendam, Polisi: Itu Hoax

Broadcast Begal Pondok Aren akan Balas Dendam, Polisi: Itu Hoax

News | Rabu, 25 Februari 2015 | 22:08 WIB

Terkini

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB

Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?

Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:02 WIB