Terpidana Mati Raheem Salami Ternyata Bukan Nama Asli

Laban Laisila

Kamis, 05 Maret 2015 | 20:36 WIB
Terpidana Mati Raheem Salami Ternyata Bukan Nama Asli
Andrew Chan (kiri) dan Myuran Sukumaran (kanan). (Reuters/Murdani Usman)

Suara.com - Tim penasihat hukum menyatakan nama asli terpidana mati asal Nigeria yang baru dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan Madiun, Jawa Timur, ke Lembaga Pemasyarakatan Besi, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, ternyata bukan Raheem Agbaje Salami.

"Nama asli klien kami itu sebenarnya Jamio Owolabi Abashin yang memiliki nama baptis Stephanus," kata ketua tim penasihat hukum Raheem, Utomo Karim di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Kamis sore (5/3/2015).

Dia mengatakan kliennya hingga saat ini masih berkewarganegaraan Nigeria, bukan Spanyol seperti yang dirilis Kejaksaan Agung.

Menurut dia, dalam paspor dengan nama Raheem sebenarnya tertulis Cordova yang terletak di wilayah Afrika, bukan Cordoba di Spanyol.

"Data asli klien kami masih berada di Nigeria. Dia pernah bercerita ke saya kalau sebelumnya dia ingin bermigrasi ke Kanada," katanya.

Saat singgah di Malaysia, kata dia, kliennya dijanjikan untuk bisa langsung migrasi ke Kanada.

Oleh karena ketahuan "overstay" di Malaysia selama dua tahun, lanjut dia, kliennya dideportasi ke negara asalnya namun hanya sampai Bangkok, Thailand.

"Setelah terlunta-lunta di Bangkok, dia dibuatkan paspor baru (dengan nama Raheem Agbaje Salami) dan diminta mengirimkan sesuatu ke Surabaya. Sesampainya di Surabaya, dia ditangkap karena membawa heroin hingga akhirnya ditahan di Lapas Madiun," katanya.

Raheem Agbaje Salami ditangkap di Bandara Juanda pada 1997 karena kedapatan membawa 5,2 kilogram heroin. Pria asli Nigeria itu diproses hukum dan langsung divonis hukuman mati pada tahun 1999.

Setelah putusan berkekuatan hukum tetap, dia mengajukan grasi pada 11 September 2008. Jawaban grasi tersebut baru turun tujuh tahun kemudian yang isinya ditolak.

Sejak tahun 2007, Raheem menempati Lapas Kelas 1 Madiun setelah dipindah dari Lapas Porong, Sidoarjo. Kini ia sedang menanti pelaksanaan eksekusi bersama terpidana mati kasus narkoba lainnya di Lapas Besi, Nusakambangan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tolak "Barter" Terpidana dengan Australia

Jokowi Tolak "Barter" Terpidana dengan Australia

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 19:23 WIB

Jaksa Agung: Rela Nggak, Orang yang Racuni Bangsa Kita Ditukar?

Jaksa Agung: Rela Nggak, Orang yang Racuni Bangsa Kita Ditukar?

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 18:29 WIB

Amankan Eksekusi Mati, Panglima TNI Bantah Kerahkan Dua Sukhoi

Amankan Eksekusi Mati, Panglima TNI Bantah Kerahkan Dua Sukhoi

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 17:22 WIB

Menkopolhukam Rahasiakan Waktu Eksekusi Hukuman Mati

Menkopolhukam Rahasiakan Waktu Eksekusi Hukuman Mati

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 16:17 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×