Array

Agung Siap Rombak Kepengurusan Jika Ical dan Bamsoet Mau Masuk

Selasa, 17 Maret 2015 | 16:11 WIB
Agung Siap Rombak Kepengurusan Jika Ical dan Bamsoet Mau Masuk
Lawrence Siburian saat menyerahkan susunan pengurus Partai Golkar periode 2015-2016 dari kubu Agung Laksono, ke Kemenkumham, Jakarta, Selasa (17/3/2015). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Daftar kepengurusan Partai Golkar di bawah pimpinan Agung Laksono secara resmi sudah diserahkan hari ini, Selasa (17/3/2015), ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Namun, daftar kepengurusan tersebut bisa saja suatu saat dirombak lagi, terutama apabila Ketua Umum hasil Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) mau masuk dalam susunan kepengurusan tersebut.

"Oh iya, ada perombakan lagi nanti. Andai kata ada perubahan lagi, tidak apa-apa. Kita akan ubah lagi di tahap berikutnya," ungkap Ketua Bidang Hukum dan HAM Partai Golkar kubu Munas Ancol, Lawrence Siburian, saat menyerahkan daftar kepengurusan ke Gedung Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Menurut Lawrence, pihaknya sama sekali tidak keberatan untuk merombak kembali daftar kepengurusan yang sudah ada saat ini. Pasalnya, pengurus yang ada saat ini menurutnya merupakan putusan menteri yang dilandasi oleh hasil sidang Mahkamah Partai Golkar. Di mana di situ dikatakan bahwa sebuah kepengurusan harus disusun secara selektif berdasarkan kriteria prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT).

"Tadi itu kan putusan menteri yang mengutip hasil sidang Mahkamah Partai Golkar, yang mengatakan bahwa kepengurusan itu disusun secara selektif berdasarkan kriteria PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela). Dan itu yang akan kita ambil masuk dalam kepengurusan. Kita siap rombak kalau memang ada perubahan," ujar Lawrence menambahkan.

Namun, bukannya bermaksud mengecilkan hati para pihak yang sudah tergabung dalam kepengurusan Agung, Lawrence menegaskan bahwa kepemimpinan Agung Laksono sendiri hanya bertahan untuk satu tahun. Selanjutnya, tahun depan sudah dipastikam akan diadakan lagi Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih Ketua Umum yang baru. Dia pun berharap agar semua kelompok dapat menyiapkan calonnya masing-masing untuk memimpin Golkar ke depan.

"Ini partai demokratis. Yang pasti, tahun depan kita akan Munas. Jadi saya kira, tak usah berkecil hati untuk teman-teman yang harus menerima kepengurusan yang dipimpin Pak Agung ini sampai dengan tahun depan. Ada waktu untuk teman-teman mempersiapkan diri, untuk mencalonkan diri menjadi Ketua Umum di Munas tahun depan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI