Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

Galih Prasetyo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
Situasi Bandara Changi Singapura, Maret 2020. [AFP]
baca 10 detik
  • Sebanyak 319 orang penumpang Singapore Airlines dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam, akibat cuaca ekstrem di Singapura.
  • Pesawat Boeing 787-10 mendarat darurat di Batam dan tertahan selama 2,5 jam akibat kendala keamanan cuaca buruk.
  • Penerbangan kembali lepas landas menuju Bandara Changi setelah mengalami total keterlambatan selama tiga jam 40 menit lamanya.

Suara.com - Sebanyak 319 orang penumpang dan kru pesawat Singapore Airlines sempat terlantar selama hampir 2,5 jam di Bandara Hang Nadim, Batam, setelah penerbangan mereka dialihkan akibat cuaca buruk di Singapura.

Penerbangan SQ851 yang menggunakan pesawat Boeing 787-10 awalnya dijadwalkan mendarat di Bandara Changi sekitar pukul 17.45 waktu setempat.

Namun hujan deras dan kondisi cuaca ekstrem membuat pesawat tidak aman untuk mendarat sehingga dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam.

Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Singapore pada sore hari. Badan Lingkungan Nasional Singapura mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk wilayah selatan, timur, dan pusat kota sekitar pukul 17.10.

Di saat yang sama, otoritas air nasional PUB juga memperingatkan potensi banjir bandang di beberapa kawasan.

Tak lama kemudian, banjir dilaporkan terjadi di jalur keluar Kallang-Paya Lebar Expressway menuju Buangkok East Drive.

Suasana Bandara Hang Nadim Batam (suara.com/partahi)
Suasana Bandara Hang Nadim Batam (suara.com/partahi)

Seorang penumpang bernama Jeremiah mengatakan penerbangan sempat mengalami turbulensi hebat sebelum pilot mengumumkan pengalihan rute ke Batam.

“Kami mengalami turbulensi yang terasa jauh lebih parah dari biasanya,” ujarnya kepada media Singapura Mothership.

Setelah mendarat di Batam, seluruh penumpang diminta tetap berada di kursi masing-masing selama pesawat menjalani pemeriksaan keselamatan.

baca juga

Awak kabin awalnya memperkirakan proses itu berlangsung sekitar 40 hingga 45 menit.

Namun kenyataannya, para penumpang harus menunggu hingga hampir dua setengah jam di landasan.

Selama masa tunggu, kru pesawat terus memberikan pembaruan terkait kondisi cuaca di Singapura dan menyediakan makanan ringan bagi penumpang yang membutuhkan.

Pesawat akhirnya kembali lepas landas dari Batam pada pukul 19.43 waktu setempat dan tiba di Bandara Changi pukul 21.24 waktu Singapura. Total keterlambatan penerbangan mencapai sekitar tiga jam 40 menit.

Singapore Airlines menyatakan penumpang terdampak telah dibantu untuk penjadwalan ulang penerbangan lanjutan dan akomodasi hotel bila diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal

Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:20 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga

Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:20 WIB

UMKM Binaan BRI Masuk Pasar Dunia, Bukukan Kesepakatan Rp54,5 Miliar di Singapura

UMKM Binaan BRI Masuk Pasar Dunia, Bukukan Kesepakatan Rp54,5 Miliar di Singapura

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:01 WIB

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:13 WIB

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya

Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:59 WIB

6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan

6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:56 WIB

×