Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:29 WIB
Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
PAM JAYA Salurkan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur. (Dok. Pemprov DKI)
baca 10 detik
  • TP PKK DKI Jakarta dan PAM JAYA menyalurkan 357 toren air gratis bagi warga Jakarta Timur pada Kamis, 7 Mei 2026.
  • Pemberian fasilitas penampungan air tersebut bertujuan meningkatkan akses air bersih, menjaga kesehatan, serta meringankan beban ekonomi masyarakat setempat.
  • Program kolaboratif ini menargetkan distribusi sebanyak 5.000 unit toren air ke berbagai wilayah DKI Jakarta hingga akhir tahun 2026.

Suara.com - Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan akses air bersih bagi warga ibu kota terus diperkuat.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta bersama Daya Wanita PAM JAYA menyalurkan 357 unit toren air gratis bagi warga di wilayah Jakarta Timur, Kamis (7/5/2026).

Distribusi toren kali ini menyasar warga yang tersebar di wilayah Pulomas, Gudang Air, dan Klender. Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, hadir langsung dalam kegiatan dengan didampingi Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano Karno, serta jajaran pengurus terkait.

Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan.

Menurutnya, ketersediaan fasilitas penampungan air yang memadai akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

"Melalui pembagian toren ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki ketersediaan air yang lebih terjamin di rumah. Ini bukan hanya soal fasilitas, tetapi tentang menjaga kesehatan keluarga dan meringankan beban warga dalam kehidupan sehari-hari," ujar Arief.

Selain membantu warga dalam menampung air secara lebih higienis, langkah ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Selama ini, sebagian warga masih bergantung pada pembelian air jeriken eceran yang secara akumulatif memerlukan biaya lebih besar.

baca juga

Penyaluran toren ini bukan merupakan program singkat. Sejak Januari hingga awal Mei 2026, tercatat 1.000 unit toren telah didistribusikan ke berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Secara total, program kolaboratif ini menargetkan penyaluran 5.000 unit toren hingga penghujung tahun 2026. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun, Warga Protes

Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun, Warga Protes

Video | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:04 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×