Cerita Melarikan Diri dari ISIS

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2015 | 10:30 WIB
Cerita Melarikan Diri dari ISIS

Suara.com - Kelompok radikal ISIS mulai menguasai kota-kota besar di Irak dan Suriah. Salah satunya kota Mosul, kota kedua terbesar di Irak.

Ada ribuan orang lari dari kota itu. Mereka lari ke Erbil ketika ISIS menduduki kota itu. Salah satu warga yang melarikan diri adalah Profesor. Itu hanya nama panggilan. Dia enggan namanya dipublikasikan lantaran keluarga besarnya masih dalam kendali ISIS.

Dia sekarang mengungsi di Erbil yang merupakan kawasan kumuh. "Saya pikir ISIS kehilangan jejak kamu," kata Profesor kepada NPR.

Profesor dan rekannya sudah mengamati pergerakan ISIS sebelum menduduki Mosul. Dia sangat takut saat ISIS datang pertama kali ke Mosul Juni 2014 lalu. Saat itu ISIS menghancurkan menara ponsel di sekitar kota. Sehingga warga kota sulit berkomunikasi via ponsel. Karena untuk mendapatkan sinyal, mereka harus naik ke bukit.

"Jadi berbahaya untuk mencoba untuk berkomunikasi lewat ponsel dari Mosul sekarang," katanya. Dia mendapatkan laporan itu dari sauuudara-saudaranya.

ISIS juga melarang warga Mosul keluar kota. Padahal banyak di antara warga Mosul yang harus ke rumah sakit, atau sekadar mengurus dokumen pendidikan. Mereka harus membayar penyelundup untuk mengirimkan dokumen melewati rute perang.

Sekarang, pemenanggalan dan pemukulan sering terjadi di Mosul. Bahkan penganut Yazidi di sana diperlakukan seperti budak.

Ajaran radikal ISIS mengharuskan warga Mosul tidak merokok. Sementara yang perepuan harus mengenakan pakaian yang menutupi rapat dari kepala hingga kaki. Bahkan mata mereka harus ditutupi juga.

Namun Mosul masih sebagai kota yang lengkap menyediakan berbagai keperluan. Bahkan pekerja pemerintah mengambil gajinya di Mosul. "Semuanya tersedia di sana, dan orang-orang masih mengambil gaji dari pemerintah," katanya.

Pemerintah Irak menghabiskan USD 16 juta perbulan untuk gaji PNS di Mosul. Namun ISIS menerapkan pajak untuk PNS yang mengambil gaji.

Kehidupan yang semakin suram di Mosul ketika perang terus berkecambuk antara ISIS dan pemerintah Irak. "Saya melihat mereka berkelahi, antara orang lokal dan asing," masih Profesor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB