Lee Kuan Yew, Pendiri Singapura Tutup Usia

Ardi Mandiri

Senin, 23 Maret 2015 | 04:54 WIB
Lee Kuan Yew, Pendiri Singapura Tutup Usia
Tokoh yang juga mantan Perdana Menteri Singapore, Lee Kuan Yew, saat di Istana Singapura, beberapa waktu lalu. [Reuters/Edgar Su]

Suara.com - Lee Kuan Yew, pendiri Singapura, wafat, Senin (23/3/2015) pukul 3.18 dini hari waktu setempat. Dia tutup usia pada umur 91 tahun.

Sebelumnya, Lee Kuan Yew, sempat dirawat intensif di Singapore General Hospital, selama enam pekan akibat radang paru akut.

Selama kurun tersebut, Lee Kuan Yew, dibantu dengan alat pernapasan di tubuhnya.

Goh Chok Tong, mantan Perdana Menteri Singapura menyatakan terpukul atas kematian Lee Kuan Yew. "Air mata saya menggenang. Saya menerima berita sedih," kata Goh Chok Tong, yang menggantikan Lee.

"Dia adalah pemimpin saya, mentor, inspirasi. Aku mendongak kebanyakan," tulis Goh di laman Facebook.

Wafatnya Lee Kuan Yew juga membawa kesedihan bagi warga Singapura. "Terima kasih telah memberikan Singapura, bangsa yang besar untuk ditinggali. Sebuah negara yang membanggakan," kata salah satu warga Singapura Nurhidayah Osman.

Seperti diketahui, Lee Kuan Yew mulai menjabat sebagai perdana menteri dari 1959, yaitu ketika penguasa koloni Inggris memberi Singapura wewenang untuk memiliki pemerintahan sendiri, hingga tahun 1990.

Lee memimpin Singapura menuju kemerdekaan pada 1965 setelah Singapura mengalami penyatuan yang singkat dan bergelombang dengan Malaysia.

Ia turun dari jabatannya sebagai perdana menteri, mendukung wakilnya --Goh Chok Tong, yang kemudian balik menyerahkan kendali kepada anak tertua Lee pada 2004.

Mantan pemimpin itu masih menjadi anggota parlemen untuk distrik pelabuhan Tanjong Pagar, namun pensiun dari peranannya sebagai penasehat pemerintah pada 2011.

Dalam buku yang dikeluarkan pada 2013, Lee mengatakan ia merasa menjadi lebih lemah, hari demi hari dan ingin segera meninggal.

Ia secara cepat mulai terlihat lemah setelah istri yang telah dinikahinya selama 63 tahun, Kwa Geok Choo, wafat pada 2010. Lee kemudian jarang muncul di depan umum dalam dua tahun terakhir ini. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Enam Minggu Dirawat, Kondisi Pendiri Singapura Makin "Drop"

Enam Minggu Dirawat, Kondisi Pendiri Singapura Makin "Drop"

News | Senin, 23 Maret 2015 | 00:12 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

×