Enam Minggu Dirawat, Kondisi Pendiri Singapura Makin "Drop"

Ardi Mandiri Suara.Com
Senin, 23 Maret 2015 | 00:12 WIB
Enam Minggu Dirawat, Kondisi Pendiri Singapura Makin "Drop"
Tokoh yang juga mantan Perdana Menteri Singapore, Lee Kuan Yew, saat di Istana Singapura, beberapa waktu lalu. [Reuters/Edgar Su]

Suara.com - Kondisi kesehatan pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, pada Minggu (22/3/2015) terus memburuk di saat ia bergelut dengan penyakit radang paru-paru yang sangat parah, kata pemerintah.

Sosok berusia 91 tahun itu, yang merupakan salah satu pemimpin terkemuka Asia pasca penjajahan, telah dirawat di Rumah Sakit Umum Singapura selama lebih dari enam minggu dan tubuhnya dibantu mesin lubang udara.

"Bapak Lee Kuan Yew hari ini sudah semakin lemah," kata sebuah pernyataan dari kantor putranya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong, yang mengunjungi ayahnya di rumah sakit.

Pemerintah sebelumnya mengatakan sang kepala keluarga itu berada dalam kondisi kritis.

Ratusan bunga dan kartu-kartu ucapan yang dipersembahkan untuk Lee telah membukit di luar rumah sakit. Persembahan itu merupakan bentuk rasa kasih sayang para warga Singapura terhadap ahli hukum didikan Inggris itu, yang telah membawa negara kota Singapura menjadi sejahtera --namun juga dikritik karena kepemimpinannya yang dianggap menggunakan tangan besi.

Media Singapura melaporkan bahwa perdana menteri Singapura pada Minggu bergabung dengan para pelayat di blok rumah sakit, tempat ayahnya dirawat dengan dikelilingi pengamanan ketat.

Lee Kuan Yew mulai menjabat sebagai perdana menteri dari 1959, yaitu ketika penguasa koloni Inggris memberi Singapura wewenang untuk memiliki pemerintahan sendiri, hingga tahun 1990.

Lee senior memimpin Singapura menuju kemerdekaan pada 1965 setelah Singapura mengalami penyatuan yang singkat dan bergelombang dengan Malaysia.

Ia turun dari jabatannya sebagai perdana menteri, mendukung wakilnya --Goh Chok Tong, yang kemudian balik menyerahkan kendali kepada anak tertua Lee pada 2004.

Mantan pemimpin itu masih menjadi anggota parlemen untuk distrik pelabuhan Tanjong Pagar, namun pensiun dari peranannya sebagai penasehat pemerintah pada 2011.

Dalam buku yang dikeluarkan pada 2013, Lee mengatakan ia merasa menjadi lebih lemah, hari demi hari, dan ingin segera meninggal.

Ia secara cepat mulai terlihat lemah setelah istri yang telah dinikahinya selama 63 tahun, Kwa Geok Choo, wafat pada 2010. Lee kemudian jarang muncul di depan umum dalam dua tahun terakhir ini.

Lee telah menandatangani Perintah Medis Lanjutan, yaitu dokumen hukum yang memerintahkan para dokter untuk tidak menggunakan penanganan dengan alat bantu untuk hidup jika ia tidak dapat disadarkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI