Polda Papua Cap Organisasi Ini Terlarang dan Brutal

Siswanto | Suara.com

Senin, 23 Maret 2015 | 14:34 WIB
Polda Papua Cap Organisasi Ini Terlarang dan Brutal

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende mengusulkan kepada pemerintah agar segera membubarkan Komite Nasional Papua Barat karena dinilai kerap menyuarakan kemerdekaan Papua.

"Mereka itu (KNPB) organisasi terlarang dan aksi-aksi mereka selama ini sudah sangat brutal, tidak bisa ditolerir seperti di Yahukimo kemarin, kemudian juga di Nabire. Jadi kita usulkan agar KNPB segera dibubarkan,"ujar Yotje di Mapolda Papua, Senin (23/3/2015).

Yotje menambahkan KNPB bukan organisasi resmi yang terdaftar di Kesatuan Bangsa. Namun selama ini, katanya, kelompok tersebut selalu mengklaim sebagai organisasi yang mewakili rakyat Papua sehingga acapkali menumbuhkan simpati masyarakat.

"Saya menganggap KNPB ini adalah sumber daripada organisasi di bawah tanah yang menggerakkan operasi Organisasi Papua Merdeka (OPM)," katanya.

Disinggung soal kiprah KNPB yang sudah cukup lama sehingga ada kesan polisi dan pemerintah membiarkan mereka, Yotje mengatakan justru saat ini ia meminta kepada pemerintah, bahkan DPR RI, untuk memberikan dukungan agar kelompok tersebut dibubarkan.

"Karena mereka eksis terus dan terjadi pembiaran, ini yang menjadi beban polisi," katanya.

Kapolda Papua juga meminta dukungan media massa untuk tidak memberitakan aksi mereka. Sebab, menurut Yotje, pemberitaan hanya akan membuat mereka semakin eksis.

"Seperti contoh KNPB buat aksi bakti sosial, itu bukan aksi sosial tapi justru sebuah gerakan-gerakan di bawah tanah untuk menarik simpati masyarakat yang tujuannya sebenarnya adalah menyuarakan kemerdekaan Papua," kata Yotje.

Pada awal tahun 2015, Polda Papua sudah berhasil menyergap aksi KNPB, seperti pada Februari lalu di Kabupaten Nabire. Waktu itu, kelompok ini akan menggelar rapat, namun setelah digerebek, sebagian anggota kelompok kabur ke hutan.

"Barang bukti yang kita amankan cukup banyak seperti baju loreng (tentara) dokumen-dokumen minta dukungan luar negeri untuk kemerdekaan Papua. Termasuk mereka juga ada minta dukungan Benny Wonda (aktivis kemerdekaan Papua) yang saat ini berada di luar negeri. Dan saya pun minta Komisi III untuk menyampaikan ke Kemenlu agar memantau eksistensi mereka di luar negeri dan meng-cut pergerakan Benny Wonda disana," katanya. Benny Wonda selama ini menjadi akses untuk advokasi dukungan kemerdekaan Papua dari negara-negara luar Indonesia.

Aksi lainnya yang terjadi belum lama ini di Kabupaten Yahukimo, yang berawal dari pembubaran kegiatan KNPB oleh kepolisian lantas berdampak pada aksi anarkis sampai sekitar seribu warga mengungsi. Aksi tersebut dilakukan anggota KNPB, seperti merampas senjata milik anggota polisi dan mengancam situasi keamanan di wilayah setempat.

"Tapi sekali lagi saya sudah instruksikan kepada seluruh Polres jajaran Polda Papua untuk monitor pergerakan KNPB. Apabila ada kegiatan mereka harus dibubarkan, apapun ancamannya akan kita hadapi karena mereka organisasi terlarang yang inginkan Papua merdeka," katanya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Diamuk, Seribu Warga Dekai Ngungsi ke Polres Yahukimo

Takut Diamuk, Seribu Warga Dekai Ngungsi ke Polres Yahukimo

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 17:43 WIB

Ini Dia Kelvis Wenda, Anggota Separatis Bersenjata yang Ditangkap

Ini Dia Kelvis Wenda, Anggota Separatis Bersenjata yang Ditangkap

News | Selasa, 17 Maret 2015 | 15:22 WIB

Polda Papua Ancam Jadikan Bupati Mimika Tersangka

Polda Papua Ancam Jadikan Bupati Mimika Tersangka

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 16:58 WIB

OPM Ulang Tahun, Polisi Siaga

OPM Ulang Tahun, Polisi Siaga

News | Senin, 01 Desember 2014 | 01:07 WIB

Terkini

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB