Gandeng Yusril, Golkar "Pede" Ajukan Hak Angket ke Menkumham

Laban Laisila, Bagus Santosa

Rabu, 25 Maret 2015 | 17:13 WIB
Gandeng Yusril, Golkar "Pede" Ajukan Hak Angket ke Menkumham
Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Fraksi Golkar siap mengajukan hak angket terhadap Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly dan menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai penasehat sekaligus pakar hukum yang bakal dimintai masukan soal hak angket.

Hingga kini, menurut Ketua Fraksi Golkar pendukung Aburizal Bakrie (Ical) menyatakan sudah ada 115 anggota DPR yang menyetujui usulan hak angket.

“Sampai saat ini sudah 115 yang teken, dari lima fraksi. Sore ini akan kita sampaikan ke pimpinan DPR," kata Ketua Fraksi Golkar Ade Komarudin dalam konferensi pers di Ruang Fraksi Golkar, Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Di tempat yang sama, Yusril mengatakan, berdasarkan aturan yang ada, jumlah 115 orang dari lima fraksi yang mengajukan hak angket ini sudah memenuhi syarat.

Dia menerangkan, fokus yang sekarang akan dilakukan setelah pengajuan hak angket ini adalah persetujuan di Paripurna nanti.

"Apakah disetujui atau tidak menjadi angket DPR ini nanti akan tergantung keputusan paripurna," ujar Yusril.

Yusril menambahkan, dasar pengajuan hak angket ini sudahlah tepat karena memiliki dampak luas bagi kehidupan politik dan sosial. Keputusan Yasona, dinilainya memiliki dampak itu.

"Dampak putusan itu sangat luas, baik kehidupan politik dan sosial. Kalau di pusat sudah dewasa, kalau di kampung sangat beda, golok bisa bicara. Jadi wajar angket dilakukan," katanya.

Selanjutnya, dengan penggunaan hak angket ini, menurut Yusril bisa membaca motivasi pemerintah lewat Yasona mengeluarkan keputusan terhadap Golkar dan PPP. Lantaran, dengan penggunaan hak angket ini, DPR bisa melakukan penyidikan dan bertugas seperti penyidik dan jaksa.

"Jadi bisa terungkap banyak hal, tentang latar belakang, adakah keterlibatan pihak lain, adakah konspirasi yang membuat hilangnya independen Menkumham?" kata Yusril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ungkapan Perasaan Wakil Ketua MPR Soal Konflik Golkar

Ungkapan Perasaan Wakil Ketua MPR Soal Konflik Golkar

News | Rabu, 25 Maret 2015 | 17:02 WIB

PPP Kubu Romahurmuziy Tak Ikut Angket DPR untuk Yasonna

PPP Kubu Romahurmuziy Tak Ikut Angket DPR untuk Yasonna

News | Rabu, 25 Maret 2015 | 16:28 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB